IHSG Dibuka Tergelincir 4,92 Poin, Bursa Asia Mixed
Rabu, 20 Desember 2017 - 09:39 WIB
IHSG Dibuka Tergelincir 4,92 Poin, Bursa Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka sedikit tergelincir setelah meroket pada sesi penutupan kemarin. IHSG pagi ini melemah 4,92 atau 0,08% ke posisi 6.162,75.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup kembali sentuh rekor tertinggi sepanjang masa, saat bursa Asia cenderung mixed. IHSG berakhir di level 6.167,67 dengan tambahan 33,70 atau 0,55%.
Sektor saham dalam negeri pada sesi pembukaan terlihat variatif saat sektor consumer mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 0,97% diikuti kejatuhan manufaktur mencapai 0,68%. Sedangkan kenaikan terjadi pada beberapa sektor yakni perdagangan dan infrastruktur dengan masing-masing bertambah 0,77% dan 0,34%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp398 miliar dengan 291 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp8,51 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp146,4 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp154,9 miliar. Tercatat 76 saham naik, 68 saham turun dan 143 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA) naik Rp335 menjadi Rp1.715, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) meningkat Rp200 ke level Rp3.200 serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertambah Rp60 menjadi Rp2.070.
Sementara, pelemahan terjadi pada beberapa saham yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp800 ke posisi Rp80.200, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp225 menjadi Rp10.750 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melemah Rp125 menjadi Rp9.400.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, saham Asia bergerak mixed saat sentimen data ekonomi relatif minim ditambah investor kemungkinan masih fokus memantau pengambilan suara terkait soal reformasi pajak AS. Indeks Nikkei Jepang mengalami penurunan tipis 0,13% sedangkan di seberang selat Korea, indeks Kospi juga sedikit berubah 0,06% lebih tinggi.
Sedangkan bursa saham Australia lebih tinggi 0,06% saat pasar saham daratan China diperdagangkan sedikit lebih rendah. Indeks Hang Seng sebagian besar stabil, dengan perdagangan lebih rendah 0,03% setelah mendapatkan lebih dari 200 poin di sesi terakhir. Indeks daratan mencatat kerugian moderat: The Shanghai Composite kehilangan 0,18 % dan komposit Shenzhen menyusut 0,35%.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup kembali sentuh rekor tertinggi sepanjang masa, saat bursa Asia cenderung mixed. IHSG berakhir di level 6.167,67 dengan tambahan 33,70 atau 0,55%.
Sektor saham dalam negeri pada sesi pembukaan terlihat variatif saat sektor consumer mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 0,97% diikuti kejatuhan manufaktur mencapai 0,68%. Sedangkan kenaikan terjadi pada beberapa sektor yakni perdagangan dan infrastruktur dengan masing-masing bertambah 0,77% dan 0,34%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp398 miliar dengan 291 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp8,51 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp146,4 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp154,9 miliar. Tercatat 76 saham naik, 68 saham turun dan 143 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA) naik Rp335 menjadi Rp1.715, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) meningkat Rp200 ke level Rp3.200 serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertambah Rp60 menjadi Rp2.070.
Sementara, pelemahan terjadi pada beberapa saham yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp800 ke posisi Rp80.200, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp225 menjadi Rp10.750 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melemah Rp125 menjadi Rp9.400.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, saham Asia bergerak mixed saat sentimen data ekonomi relatif minim ditambah investor kemungkinan masih fokus memantau pengambilan suara terkait soal reformasi pajak AS. Indeks Nikkei Jepang mengalami penurunan tipis 0,13% sedangkan di seberang selat Korea, indeks Kospi juga sedikit berubah 0,06% lebih tinggi.
Sedangkan bursa saham Australia lebih tinggi 0,06% saat pasar saham daratan China diperdagangkan sedikit lebih rendah. Indeks Hang Seng sebagian besar stabil, dengan perdagangan lebih rendah 0,03% setelah mendapatkan lebih dari 200 poin di sesi terakhir. Indeks daratan mencatat kerugian moderat: The Shanghai Composite kehilangan 0,18 % dan komposit Shenzhen menyusut 0,35%.
(akr)
Lihat Juga :