Bill Gates Sempat Ramal Bitcoin Lebih Baik dari Mata Uang

Rabu, 20 Desember 2017 - 13:57 WIB
Bill Gates Sempat Ramal...
Bill Gates Sempat Ramal Bitcoin Lebih Baik dari Mata Uang
A A A
NEW YORK - Sejumlah investor terkemuka di dunia telah mempertimbangkan akan terjadi kegilaan pada bitcoin, dengan beberapa peringatan untuk menghindarinya "seperti sebuah wabah" dan yang lainnya mengatakan tidak apa-apa jika diinvestasikan.

Seperti dikutip dari CNBC, Rabu (20/12/2017), pendiri Microsoft Bill Gates belum terlalu banyak bicara tentang masalah tersebut akhir-akhir ini, namun dia telah mengungkapkan pendapat positif di masa lalu.

"Bitcoin sangat menarik karena menunjukkan betapa murahnya itu," kata miliarder Bill Gates kepada Bloomberg pada 2014.

"Bitcoin lebih baik daripada mata uang karena Anda tidak harus secara fisik berada di tempat yang sama dan tentu saja, karena transaksi besar, mata uang bisa sangat merepotkan," imbuhnya.

Crypto currency seperti bitcoin dapat digunakan untuk membeli barang tanpa perantara, artinya kurang dibutuhkannya sebuah bank. Meskipun sistem perbankan tradisional dapat mengenakan biaya transaksi yang tinggi, namun bitcoin memungkinkan transaksi global berlangsung dengan biaya lebih rendah.

Hanya karena itu "lebih baik dari mata uang" tidak berarti Crypto currency akan menggantikan uang kuno. Dalam sebuah wawancara dengan Backchannel pada 2015, Gates menegaskan bahwa teknologi bitcoin adalah teknologi yang dapat "membuat uang bergerak antar negara lebih mudah dan mendapatkan biaya turun cukup dramatis".

Namun, dia berkata bahwa bitcoin tidak akan menjadi sistem yang dominan. Seperti yang dia katakan bahwa kita membutuhkan hal-hal yang menarik revolusi bitcoin, tapi hanya sedikit saja yang mengandung bitcoin.

Saat ini, bitcoin sudah mengalami beberapa masalah, termasuk waktu transaksi yang lambat dan meningkatnya biaya-biaya transaksi.

Pakar lain sepakat bahwa bitcoin tidak akan menjadi dominan. Ini terlalu fluktuatif untuk menjadi mata uang yang dapat diandalkan, bintang "Shark Tank" dan investor Kevin O'Leary mengatakan kepada CNBC Make It: "Faktanya adalah ini sangat tidak stabil-volatilitas adalah dua arah, semuanya naik dan turun bahwa tidak ada seorang pun di Transaksi substantif akan mengambil risiko itu. Jadi, ini jauh dari mata uang.

"Namun, apakah itu aset? Ya, ini adalah salah satu aset paling sukses di planet ini sekarang karena ini adalah spekulasi global," imbuhnya.

Nilainya juga sulit untuk ditunjukkan, karena itulah sangat berhati-hati saat berinvestasi dalam crypto. "Saya tidak tahu nilainya, dan juga bukan orang lain," kata O'Leary.

"Ketidakstabilan membuat sangat sulit bagi saya sebagai investor untuk memasukkannya ke dalam portofolio. Jadi bagi saya, ini adalah spekulasi,"
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
2022 Terpuruk, Ini Prediksi...
2022 Terpuruk, Ini Prediksi Nilai Bitcoin pada 2023
Waves Token Resmi di...
Waves Token Resmi di Ekosistem Blockchain Global
Mata Uang Digital Makin...
Mata Uang Digital Makin Mengkilap Ikut Pulihkan Ekonomi
Cerita Besar Bitcoin...
Cerita Besar Bitcoin Tahun Ini, Apakah Mencemari Planet?
China Hadirkan Aplikasi...
China Hadirkan Aplikasi iPhone dan Android untuk Cuan Digital
Bitcoin Jatuh Sekali...
Bitcoin Jatuh Sekali Lagi hingga Berada di Bawah USD36.000
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
35 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
50 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved