Natal dan Tahun Baru 2018, Konsumsi BBM Naik 1%

Rabu, 20 Desember 2017 - 21:33 WIB
Natal dan Tahun Baru...
Natal dan Tahun Baru 2018, Konsumsi BBM Naik 1%
A A A
SURABAYA - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jawa Timur (Jatim), Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) memprediksi, terjadi kenaikan konsumsi sebesar 1% menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. Kenaikan itu terjadi untuk semua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo.

Dalam sehari, konsumsi normal di Jatim untuk Premium 3.624 kiloliter (kl)/hari menjadi 3.679 kl/hari, Pertalite 5.694 kl/hari menjadi 5.791 kl/hari, Pertamax 3.000 kl/hari menjadi 3.030 kl/hari, Pertamax Turbo 125 kl/hari menjadi 126 kl/hari. Sedangkan Solar, Dexlite serta Pertamina Dex mengalami penurunan sekitar 4%.

Solar konsumsi normal harian dari 5.482 kl/hari menjadi 5.262 kl/hari, Dexlite 121 kl/hari menjadi 116 kl/hari dan Pertamina Dex dari 90 kl/hari menjadi 86 kl/hari. "Puncak konsumsi BBM kami perkirakan terjadi pada tanggal 23 Desember 2017," kata General Manager Pertamina MOR V, Ibnu Chouldum, Rabu (20/12/2017).

Untuk memperlancar pasokan BBM, lanjut Ibnu, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas sejak tanggal 18 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018. Tim Satgas ini berperan khusus dalam memantau penyaluran BBM mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan. Sehingga, ketersediaan BBM di masyarakat dapat terpenuhi. "Di wilayah kami tidak pernah ada kelangkaan BBM. Kalau keterlambatan pasokan itu iya," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mengantisipasi kemacetan yang berpotensi terjadi di titik wisata, pihaknya akan menyiagakan beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kantong. Diantaranya di SPBU Lumajang, SPBU Jember Selatan, SPBU Batu, SPBU Probolinggo dan SPBU Pepen.

Selain itu, pihaknya juga akan menyiagakan 1 unit mobil dispencing di Malang dan kios-kios BBK di exit tol Krian serta rest area tol Kedungmlati, Jombang - Mojokerto. "Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara juga sama seperti di Jatim, yakni mengalami kenaikan konsumsi BBM sekitar 1%," tandas Ibnu.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) V Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Jatim, Rahmat Muhammadiyah mengaku siap mengamankan pasokan BBM di Jatim, Bali dan Nusa Tenggara. Saat ini, di wilayah Pertamina MOR V terdapat sekitar 1.300 SPBU. Dari jumlah itu, sebanyak 850 SPBU berada di Jatim.

Di Jawa Timur, rata-rata ada penambahan 20 SPBU baru. Rata-rata berada di daerah yang mengalami kenaikan jumlah kendaraan. "Sejumlah SPBU yang lalu lintas kendaraannya tinggi, akan buka selama 24 jam," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jelang Natal dan Tahun...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman
Bentuk Satgas Nataru,...
Bentuk Satgas Nataru, Pertamina Siap Kawal Distribusi Energi Selama Natal 2020 dan Tahun Baru 2021
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Pertamina Siapkan Layanan...
Pertamina Siapkan Layanan BBM Tambahan di Tol Trans Jawa Selama Natal 2020 dan Tahun Baru 2021
Hadapi Natal 2023 dan...
Hadapi Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Pertamina Jatimbalinus Tambah Stok BBM 15%
Sambut Natal dan Tahun...
Sambut Natal dan Tahun Baru 2023, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Kalimantan Barat
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
43 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved