IHSG Semakin Perkasa, Rupiah Siang Ini Masih Menghijau
Kamis, 21 Desember 2017 - 12:42 WIB
IHSG Semakin Perkasa, Rupiah Siang Ini Masih Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap USD siang hari ini masih bertahan di zona hijau dibanding penutupan perdagangan kemarin. Kondisi tersebut seiring dengan semakin menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.559/USD atau masih bertahan menguat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.579/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.538-Rp13.559/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.550/USD atau menguat dari posisi penutupan sebelumnya pada level Rp13.578/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I di kisaran level Rp13.533-Rp13.575/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini di posisi Rp13.543/USD. Nilai tersebut jauh membaik dari penutupan kemarin di level Rp13.600/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.545/USD. Rupiah rebound dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.579/USD.
Di sisi lain, IHSG siang hari ini semakin perkasa hingga menguat 1,02% setara 62,34 poin ke level 6.171,82 usai tadi pagi dibuka menguat 20,10 poin setara 0,33% ke level 6.129,58. Bursa saham Tanah Air kemarin ditutup anjlok ke level 6.109.48 usai kehilangan 58,18 poin atau setara dengan 0,94%.
Semua ektor saham dalam negeri siang ini menguat dengan sektor aneka industri dan manufaktur menjadi penguat tertinggi masing-masing 1,58% dan 1,20%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,86 miliar dengan 10,91 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing Rp124,03 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,43 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,55 triliun. Tercatat 192 saham naik, 135 saham turun dan 110 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT BISI International Tbk (BISI), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.559/USD atau masih bertahan menguat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.579/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.538-Rp13.559/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.550/USD atau menguat dari posisi penutupan sebelumnya pada level Rp13.578/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I di kisaran level Rp13.533-Rp13.575/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini di posisi Rp13.543/USD. Nilai tersebut jauh membaik dari penutupan kemarin di level Rp13.600/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.545/USD. Rupiah rebound dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.579/USD.
Di sisi lain, IHSG siang hari ini semakin perkasa hingga menguat 1,02% setara 62,34 poin ke level 6.171,82 usai tadi pagi dibuka menguat 20,10 poin setara 0,33% ke level 6.129,58. Bursa saham Tanah Air kemarin ditutup anjlok ke level 6.109.48 usai kehilangan 58,18 poin atau setara dengan 0,94%.
Semua ektor saham dalam negeri siang ini menguat dengan sektor aneka industri dan manufaktur menjadi penguat tertinggi masing-masing 1,58% dan 1,20%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,86 miliar dengan 10,91 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing Rp124,03 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,43 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,55 triliun. Tercatat 192 saham naik, 135 saham turun dan 110 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT BISI International Tbk (BISI), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
(izz)
Lihat Juga :