Rekor Terbaik Sepanjang Masa, IHSG Berakhir ke Level 6.221
Jum'at, 22 Desember 2017 - 16:41 WIB
Rekor Terbaik Sepanjang Masa, IHSG Berakhir ke Level 6.221
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan hari ini berakhir kembali cetak rekor terbaik sepanjang masa. IHSG ditutup melesat ke level 6.221,01 dengan tambahan 37.62 atau 0,61%.
IHSG siang hari ini terpeleset ke zona merah dengan kehilangan 11,31 poin atau 0,18% menjadi 6.172,09 ketika pada sesi pembukaan menguat 2,56 poin setara 0,04% ke level 6.185,95. Sebelumnya bursa saham Tanah Air kemarin ditutup melambung 73,91 poin setara 1,21% ke level 6.183,39
Sektor saham dalam negeri sore ini kebanyakan berada di zona hijau saat aneka industri melompat jauh mencapai 1,06% diikuti kenaikan sektor keuangan 0,76%. Di sisi lain sektor perdagangan mengalami pelemahan terdalam hingga 0,84% serta pertambangan jatuh 0,17%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,90 triliun dengan 29,44 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp279,7 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,67 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,39 triliun. Tercatat 168 saham menguat, 181 saham melemah dan 130 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII) naik Rp100 menjadi Rp8.200, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) meningkat Rp90 menjadi Rp4.090 dan PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) bertambah Rp90 menjadi Rp2.360.
Saham yang tercatat melemah yakni PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) menyusut Rp70 ke level Rp3.620, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp50 menjadi Rp80.950 serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) berkurang Rp30 menjadi Rp1.970.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Jumat (22/12/2017) sebagian besar pasar saham Asia ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan sebelum Natal, saat Wall Steet berakhir mencetak keuntungan moderat. Indeks Nikkei Jepang tercatat naik mencapai sebesar 0,16% atau 36,66 poin hingga berakhir pada posisi 22.902,76 saat kebanyakan saham keuangan meraih hasil positif sedangkan produsen mobil serta teknologi mixed.
Di seberang Selat Korea, indeks Kospi menghijau dengan tambahan 0,44% yang setara dengan 10,71 poin ke level 2.440,54 saat blue chip yang jatuh di sesi terakhir kembali mencetak keuntungan. Samsung Electronics ditutup naik sebesar 1,14% dan Hyundai Motor meningkat 2%. Saham Lotte Shopping mengakhiri sesi cenderung mendatar, Hotel Shilla menguat 2,1% dan AmorePacific kehilangan 0,5%.
Sementara itu, bursa saham Australia S & P/ASX 200 melompat 0,15% menjadi 6,069.7 di akhir perdagangan dnegan mendapatkan dukungan dari sektor tambang. Rio Tinto berakhir lebih tinggi 0,84% , Santos meningkat 0,76% diikuti Mount Gibson Iron yang bertambah 1,11%. "Perbaikan terjadi secara terus menerus ketika sentimen pasar datang dari harga komoditas menjelang masa liburan," ujar ekonom senior ANZ Tom Kenny.
Indeks Hang Seng di Hong Kong hingga perdagangan sore ini bertengger pada posisi 29.578,01 dengan tambahan 210,95 poin yang setara dengan 0,72%. Saham teknologi menjadi pendorong utama untuk menyeret indeks lebih tinggi, di antaranya Tencent menguat 0,9%. Selain itu raksasa keuangan HSBC terkerek naik 0,38% diikuti catatan positif sektor real estate.
Di sisi lain bursa saham daratan China sebagian besar bergerak mendatar, saat komposit Shanghai lebih rendah 0,08% di level 3.297,36. Sedangkan komposit Shenzhen kehilangan 0,18% hingga akhir perdagangan berada di posisi 1.901,56. Saham energi pada perdagangan hari ini mencetak performa terbaiknya, serta sebaliknya perbankan dan keuangan sedikit menyusut.
IHSG siang hari ini terpeleset ke zona merah dengan kehilangan 11,31 poin atau 0,18% menjadi 6.172,09 ketika pada sesi pembukaan menguat 2,56 poin setara 0,04% ke level 6.185,95. Sebelumnya bursa saham Tanah Air kemarin ditutup melambung 73,91 poin setara 1,21% ke level 6.183,39
Sektor saham dalam negeri sore ini kebanyakan berada di zona hijau saat aneka industri melompat jauh mencapai 1,06% diikuti kenaikan sektor keuangan 0,76%. Di sisi lain sektor perdagangan mengalami pelemahan terdalam hingga 0,84% serta pertambangan jatuh 0,17%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,90 triliun dengan 29,44 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp279,7 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,67 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,39 triliun. Tercatat 168 saham menguat, 181 saham melemah dan 130 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII) naik Rp100 menjadi Rp8.200, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) meningkat Rp90 menjadi Rp4.090 dan PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) bertambah Rp90 menjadi Rp2.360.
Saham yang tercatat melemah yakni PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) menyusut Rp70 ke level Rp3.620, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp50 menjadi Rp80.950 serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) berkurang Rp30 menjadi Rp1.970.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Jumat (22/12/2017) sebagian besar pasar saham Asia ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan sebelum Natal, saat Wall Steet berakhir mencetak keuntungan moderat. Indeks Nikkei Jepang tercatat naik mencapai sebesar 0,16% atau 36,66 poin hingga berakhir pada posisi 22.902,76 saat kebanyakan saham keuangan meraih hasil positif sedangkan produsen mobil serta teknologi mixed.
Di seberang Selat Korea, indeks Kospi menghijau dengan tambahan 0,44% yang setara dengan 10,71 poin ke level 2.440,54 saat blue chip yang jatuh di sesi terakhir kembali mencetak keuntungan. Samsung Electronics ditutup naik sebesar 1,14% dan Hyundai Motor meningkat 2%. Saham Lotte Shopping mengakhiri sesi cenderung mendatar, Hotel Shilla menguat 2,1% dan AmorePacific kehilangan 0,5%.
Sementara itu, bursa saham Australia S & P/ASX 200 melompat 0,15% menjadi 6,069.7 di akhir perdagangan dnegan mendapatkan dukungan dari sektor tambang. Rio Tinto berakhir lebih tinggi 0,84% , Santos meningkat 0,76% diikuti Mount Gibson Iron yang bertambah 1,11%. "Perbaikan terjadi secara terus menerus ketika sentimen pasar datang dari harga komoditas menjelang masa liburan," ujar ekonom senior ANZ Tom Kenny.
Indeks Hang Seng di Hong Kong hingga perdagangan sore ini bertengger pada posisi 29.578,01 dengan tambahan 210,95 poin yang setara dengan 0,72%. Saham teknologi menjadi pendorong utama untuk menyeret indeks lebih tinggi, di antaranya Tencent menguat 0,9%. Selain itu raksasa keuangan HSBC terkerek naik 0,38% diikuti catatan positif sektor real estate.
Di sisi lain bursa saham daratan China sebagian besar bergerak mendatar, saat komposit Shanghai lebih rendah 0,08% di level 3.297,36. Sedangkan komposit Shenzhen kehilangan 0,18% hingga akhir perdagangan berada di posisi 1.901,56. Saham energi pada perdagangan hari ini mencetak performa terbaiknya, serta sebaliknya perbankan dan keuangan sedikit menyusut.
(akr)
Lihat Juga :