BI Jatim Musnahkan Uang Tak Layak Edar Rp11,22 Triliun

Selasa, 26 Desember 2017 - 14:20 WIB
BI Jatim Musnahkan Uang...
BI Jatim Musnahkan Uang Tak Layak Edar Rp11,22 Triliun
A A A
SURABAYA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur (Jatim) selama kuartal III/2017 telah memusnahkan sebanyak Rp11,22 triliun uang tidak layak edar (UTLE) atau uang lusuh di Jatim. Jumlah itu naik 27,8% dibanding triwulan sebelumnya.

Secara spasial, peningkatan UTLE terjadi di seluruh wilayah kerja, khususnya Kantor Perwakilan BI Jember naik 72,1%, diikuti Malang naik 22,5%, Kediri naik 19,2% dan Jawa Timur (Surabaya) naik 16,3%. Kondisi ini sejalan dengan inflow yang meningkat pada seluruh wilayah kerja.

"Salah satu tugas kami dalam sistem pembayaran tunai adalah memelihara kualitas uang kartal yang diedarkan kepada masyarakat (Clean Money Policy). Salah satunya dengan memusnahkan UTLE," ujar kata Kepala KPBI Jatim, Difi Ahmad Johansyah, Surabaya, Selasa (26/12/2017).

Dia menambahkan, sejalan dengan peningkatan inflow yang lebih tinggi dibanding peningkatan UTLE, rasio UTLE terhadap inflow di Jatim tercatat turun dari 50,92% pada triwulan II 2017 menjadi 31,58%.

Rasio UTLE terhadap inflow terendah terjadi di wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Jatim sebesar 22,47% turun dibanding triwulan II sekitar 43,31%. Sedangkan rasio tertinggi terjadi di wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Jember sebesar 57,52%, naik dibanding triwulan II 2017 sebesar 54,75%.

"Peningkatan nominal UTLE di Jember sejalan dengan upaya yang telah dilakukan BI Jember sejak 2016 yakni menarik uang lusuh melalui kegiatan kas keliling, serta bekerja sama dengan beberapa bank umum konvensional maupun syariah untuk membuka loket penukaran di masing-masing perbankan," terangnya.

Di sisi lain, KPBI Jatim selama triwulan III berhasil mengamankan sebanyak 8.366 lembar uang palsu dalam berbagai pecahan. Angka tersebut naik 54,98% dibanding triwulan sebelumnya.

Peningkatan khususnya terjadi di wilayah kerja KPBI Jember. Dari 600 lembar pada triwulan II menjadi 2.095 lembar di triwulan III.

Disusul Jatim dari 2.581 lembar menjadi 3.584 lembar, Malang dari 1.082 lembar menjadi 1.472 lembar dan Kediri dari 1.133 lembar menjadi 1.215 lembar.

Tingginya penemuan uang tidak asli sejalan dengan kondisi peningkatan inflow pada periode laporan serta diperkirakan dipengaruhi maraknya peredaran uang tidak asli selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.

"Selain itu, tingginya penemuan uang tidak asli di wilayah Jember diperkirakan dipengaruhi gencarnya Kantor Perwakilan BI Jember melakukan sosialisasi Cikur (ciri-ciri keaslian uang rupiah) ke perbankan konvensional dan syariah," kata Kepala Advisory Ekonomi dan Keuangan BI Jatim, Taufik Saleh.

Pada triwulan III, penemuan uang palsu didominasi pecahan Rp100.000 atau 52,3% dan pecahan Rp50.000 atau sekitar 39,3%. Untuk pecahan Rp100.000 sebanyak 1.909 lembar atau 43,6% dari total penemuan pecahan, serta pecahan Rp50.000 sebanyak 1.123 lembar atau 34,1% dari total penemuan pecahan.

"Masyarakat Jatim, terutama di wilayah Jember semakin meningkat pengetahuannya akan ciri-ciri uang palsu. Kondisi ini diperkirakan mendorong potensi peningkatan temuan uang tidak asli di wilayah tersebut," imbuh Taufik.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
5 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
5 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
7 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
9 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
10 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved