BI Ramal Ekonomi Global Tahun Depan Semakin Cerah

Kamis, 28 Desember 2017 - 14:22 WIB
BI Ramal Ekonomi Global...
BI Ramal Ekonomi Global Tahun Depan Semakin Cerah
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi pemulihan ekonomi global akan terus berlanjut di tahun depan, dan pertumbuhan ekonomi dunia pun diperkirakan akan semakin membaik.

Hal ini terlihat dari realisasi pertumbuhan ekonomi dunia yang pada tahun lalu masih di angka 3,2%, namun pada tahun ini diperkirakan akan tumbuh di angka 3,6%.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengungkapkan, pada 2018 pertumbuhan ekonomi global diperkirakan masih di angka 3,6%. Menurutnya, perbaikan ini terjadi cukup merata baik di negara maju (advanced economy) ataupun di negara berkembang (emerging market).

"Pertumbuhan ekonomi dunia membaik cukup merata baik di negara maju atau negara berkembang. di advanced economy yang dulu pertumbuhan ekonominya 1,7% sekarang di 2,1% dan tahun depan 2,0%. Negara berkembang tadinya 4,3%, tahun ini 4,6% dan tahun depan 4,8%," katanya dalam media briefing di Gedung BI, Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Perbaikan ekonomi global, kata mantan Menteri Keuangan ini, juga terlihat dari perdagangan dunia yang meningkat. Di mana, pada tahun lalu masih di angka 1,4% dan tahun ini di angka 4,2%.

Sementara, harga komoditas dari sebelumnya 5,4% langsung meroket pertumbuhannya hingga 22,2%. "Pertumbuhan perdagangan dunia tahun depan sekitar 3,6%, sedangkan harga komoditas tahun depan masih akan ada perbaikan sekitar 0,5%," tutur dia.

Agus menambahkan, jika sejak 2015 prediksi pertumbuhan ekonomi dunia terus dikoreksi menurun, namun tahun ini justru dikoreksi ke atas. Diharapkan, tahun depan masih akan terus terjadi perbaikan dalam kondisi perekonomian global.

"Sejak 2017 dan nanti kita harapkan di 2018, itu pertumbuhan ekonomi dunia terlihat dikoreksi dan dikoreksinya membaik atau meningkat. Jadi, ini kondisi yang kita sambut baik dan ini adalah satu kondisi yang tentu harus diambil kesempatan oleh Indonesia," terangnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Deflasi Selama 4 Bulan,...
Deflasi Selama 4 Bulan, Ekonom Prediksi BI Rate Turun ke 6%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Terbukti Cepat, Mudah,...
Terbukti Cepat, Mudah, Mudah, dan Andal, Masyarakat Didorong Pakai BI-Fast
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
21 menit yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
10 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
10 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
10 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
11 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
11 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved