Awas, Profit Taking Masih Bayangi IHSG
Jum'at, 29 Desember 2017 - 08:22 WIB
Awas, Profit Taking Masih Bayangi IHSG
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan cenderung terkonsolidasi pada range 6.250-6.330.
Lanjar mengatakan, investor mencermati aksi profit taking akhir tahun yang berkemungkinan besar terjadi melihat kenaikan cukup signifikan sejak break out level 6.150.
"Secara teknikal optimisme pergerakan IHSG masih terlihat terdeteksi area resistance 6.330 hampir tercapai. Meskipun demikian indikator stochastic yang tertekan pada level jenuh beli berpotensi dead-cross dengan tekanan momentum indikator RSI yang terlihat melandai," ujarnya di Jakarta, Jumat (29/12/2017).
Sementara, IHSG kemarin kembali menguat diakhir sesi perdagangan di level 6.314,05 setelah mengalami pergerakan yang cenderung mixed hingga pada zona negatif.
"Sektor infrastruktur, industri dasar dan keuangan menjadi pendorong penguatan di mana sentimen pembiayaan pembangunan infrastruktur hingga berimpact ke produsen semen menjadi pemicunya," tuturnya.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang patut untuk dicermati, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT PP Tbk (PTPP), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
Lanjar mengatakan, investor mencermati aksi profit taking akhir tahun yang berkemungkinan besar terjadi melihat kenaikan cukup signifikan sejak break out level 6.150.
"Secara teknikal optimisme pergerakan IHSG masih terlihat terdeteksi area resistance 6.330 hampir tercapai. Meskipun demikian indikator stochastic yang tertekan pada level jenuh beli berpotensi dead-cross dengan tekanan momentum indikator RSI yang terlihat melandai," ujarnya di Jakarta, Jumat (29/12/2017).
Sementara, IHSG kemarin kembali menguat diakhir sesi perdagangan di level 6.314,05 setelah mengalami pergerakan yang cenderung mixed hingga pada zona negatif.
"Sektor infrastruktur, industri dasar dan keuangan menjadi pendorong penguatan di mana sentimen pembiayaan pembangunan infrastruktur hingga berimpact ke produsen semen menjadi pemicunya," tuturnya.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang patut untuk dicermati, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT PP Tbk (PTPP), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
(izz)
Lihat Juga :