JK Buka Perdagangan Awal Tahun BEI, IHSG Masih Betah di Zona Hijau
Selasa, 02 Januari 2018 - 09:27 WIB
JK Buka Perdagangan Awal Tahun BEI, IHSG Masih Betah di Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menutup perdagangan akhir tahun di Bursa Efek Indonesia pada akhir pekan lalu, kini giliran Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membuka perdagangan tahun 2018.
Selain JK, pembukaan perdagangan juga dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio.
"Kita bangga setelah Bapak Presiden tutup perdagangan, pagi ini pasar modal dapat kesempatan besar hadirnya Bapak Wakil Presiden," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso di Jakarta, Selasa (2/1/2018).
Wimboh menjelaskan, posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menghijau sejak akhir tahun patut dipertahankan karena termasuk pertumbuhan tertinggi di kawasan Asia Pasifik.
"Kita syukuri kinerja menggembirakan akhir 2017, IHSG kenaikan tembus 19,99% hampir 20% di level 6.355,65. Ini rekor serta menjadi pertumbuhan tertinggi keempat di kawasan Asia Pasifik, keberhasilan ini patut diapresiasi, bangun kepercayaan investor oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden," pungkasnya.
Adapun pada perdagangan pagi ini, IHSG dibuka menghijau di level 6.366.
Selain JK, pembukaan perdagangan juga dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio.
"Kita bangga setelah Bapak Presiden tutup perdagangan, pagi ini pasar modal dapat kesempatan besar hadirnya Bapak Wakil Presiden," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso di Jakarta, Selasa (2/1/2018).
Wimboh menjelaskan, posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menghijau sejak akhir tahun patut dipertahankan karena termasuk pertumbuhan tertinggi di kawasan Asia Pasifik.
"Kita syukuri kinerja menggembirakan akhir 2017, IHSG kenaikan tembus 19,99% hampir 20% di level 6.355,65. Ini rekor serta menjadi pertumbuhan tertinggi keempat di kawasan Asia Pasifik, keberhasilan ini patut diapresiasi, bangun kepercayaan investor oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden," pungkasnya.
Adapun pada perdagangan pagi ini, IHSG dibuka menghijau di level 6.366.
(ven)
Lihat Juga :