Siap-Siap, Harga Minyak Diprediksi Capai USD80/Barel di Akhir 2018

Rabu, 03 Januari 2018 - 15:17 WIB
Siap-Siap, Harga Minyak...
Siap-Siap, Harga Minyak Diprediksi Capai USD80/Barel di Akhir 2018
A A A
JAKARTA - Tahun 2018 diyakini menandai kembalinya penguatan harga-harga komoditas. Bahkan, harga minyak yang beberapa tahun terakhir terpuruk diyakini bisa kembali ke level USD80 per barel.

Produksi yang terkendali di antara para produsen minyak utama serta dorongan yang lebih besar untuk menjaga stabilitas menjelang penawaran umum perdana saham Saudi Aramco, diyakini akan mendukung penguatan harga minyak lebih lanjut tahun ini.

"Kami telah melakukan banyak hal melalui eksportir, teknologi dan kami masih senang dengan mereka. (Tapi) saya kira ini mungkin merupakan tahun kembalinya komoditas, minyak," kata Kepala Ekuitas Asia di Natixis Asset Management Yoon Chou Chong seperti dilansir CNBC, Rabu (3/1/2017).

Dia memperkirakan komoditas akan menjadi bahan perdagangan utama untuk tahun 2018. "Angka USD80 per barel sebenarnya tidak terdengar terlalu berlebihan," imbuhnya.

Mendukung optimisme Yoon Chou Chong, harga minyak dibuka di awal tahun ini di atas USD60 per barel - awal terkuat sampai tahun kalender sejak 2014. Baik minyak mentah yang jadi patokan AS, West Texas Intermediate (WTI) maupun minyak Brent - naik di tengah penurunan produksi yang dipimpin oleh Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan demonstrasi anti-pemerintah di Iran.

Harga minyak mencapai level USD80 per barel terakhir terjadi pada bulan November 2014. Baik WTI dan Brent ambruk dari di atas USD100 per barel pada bulan Juni 2014 menjadi sekitar USD30 per barel pada Januari 2016 karena melemahnya permintaan, penguatan dolar dan produksi shale oil AS yang melonjak.

OPEC, bersama dengan produsen minyak lainnya seperti Rusia, telah menahan pasokan minyak mentah sejak Januari tahun lalu. Pemotongan output diketahui akan diperpanjang sampai akhir tahun ini.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Harga Telur Buaya di...
Harga Telur Buaya di Berbagai Negara yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved