Pertumbuhan Harga Rumah di Inggris Melambat Sepanjang 2017

Kamis, 04 Januari 2018 - 15:41 WIB
Pertumbuhan Harga Rumah...
Pertumbuhan Harga Rumah di Inggris Melambat Sepanjang 2017
A A A
LONDON - Pertumbuhan harga rumah di Inggris mengalami perlambatan sepanjang tahun 2017, dengan London sebagai wilayah yang paling lemah berdasarkan data the Nationwide building society. Menurut indeks harga rumah terbaru tercatat rata-rata pertumbuhan mencapai 2,6% dalam 12 bulan, angka ini turun dari 4,5% pada 2016 dan 2015.

Seperti dilansir BBC, Kamis (4/1/2018) di London, rata-rata harga perumahan mengalami penurunan meskipun tidak terlalu besar yakni mencapai 0,5% seperti disampaikan kreditur. London menjadi kawasan terburuk terkait harga rumah untuk pertama kalinya sejak tahun 2004.

Menyambut tahun baru 2018, the Nationwide mengutarakan harga rumah untuk 12 bulan ke depannya diharapkan mengalami peningkatan sekitar 1%. "Aktivitas pasar perumahan diharapkan hanya sedikit melambat, lantaran pengangguran dan hipotek suku bunga diprediksi tetap rendah untuk menjadi patokan bersejarah," ucap ekonom Nationwide Robert Gardner.

Lebih lanjut Ia menambahkan, demikian pula dengan kecepatan pembangunan yang menurutnya terlihat jelas sedikt menyusut dalam beberapa tahun terakhir. "Kekurangan properti di pasar kemungkinan bisa memberikan dorongan berkelanjutan terhadap harga rumah," paparnya.

Sementara dikutip dari Reuters hari ini, pertumbuhan sektor konstruksi di Inggris melambat selama sebulan untuk pertama kalinya sejak September. Pelemahan pembangunan rumah dikombinasikan dengan penurunan bangunan komersil serta stagnannya pekerjaan infrastruktur, menurut survei.

IHS Markit/CIPS UK konstruksi PMI tergelincir ke 52,2 setelah melompat tinggi selama lima bulan di bulan November yakni 53,1. Angka tersebut tepat di bawah rata-rata perkiraan jejak pendapat ekonom Reuters di level 52,5.

Angka resmi menunjukkan sektor konstruksi tumbuh 4,8% sepanjang 12 bulan sampai akhir September. Di sisi lain pesanan baru untuk proyek-proyek konstruksi tumbuh di laju tercepat sejak Mei 2017 dan pembelian materials meningkat dalam dua tahun menunjukkan sinyal pertumbuhan positif ke depannya menurut IHS Markit.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
2 jam yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
3 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
3 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
4 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
4 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved