IHSG Awal Pekan Melompat Tinggi, Bursa Asia Menghijau
Senin, 08 Januari 2018 - 09:38 WIB
IHSG Awal Pekan Melompat Tinggi, Bursa Asia Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan hari ini, Senin (8/1/2018) dibuka menguat, melanjutkan tren positif di tahun baru. IHSG pagi ini dibuka ke level 6.361,79 dengan tambahan 8,05 atau setara dengan 0.13%.
Pada perdagangan akhir pekan kemarin, bursa saham Tanah Air melanjutkan reli sepanjang tahun baru pada Jumat (5/1) dengan penguatan 61,42 poin atau 0,98% menjadi 6.353,74. Sembilan dari 10 sektor saham utama berkinerja apik, sehingga membuat indeks melanjutkan reli
Sektor saham dalam negeri pada pagi ini dibuka mayoritas menguat tertinggi dengan sektor pertambangan menanjak paling besar 0.57% diikuti lonjakan sektor keuangan 0.48%. Sedangkan pelemahan menimpa aneka industri yang kehilangan 0,19%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp156 miliar dengan 245 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp286,9 juta dengan aksi jual asing sebesar Rp50,2 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp49,9 miliar. Tercatat 124 saham naik, 33 saham turun dan 114 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp84.925, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) meningkat Rp150 ke posisi Rp4.380 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bertambah Rp75 menjadi Rp9.375.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menyusut Rp250 ke level Rp10.400, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun Rp110 menjadi Rp3.490 serta PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) berkurang Rp100 menjadi Rp9.175.
Seperti dilansir CNBC, Senin (8/1/2018) bursa saham Asia terlihat menguat ketika bursa saham Australia tercatat bertambah 0,21% di awal perdagangan. Saham empat bank besar menanjak naik dipimpin penguatan ANZ mencapai 0,52%.
Indeks Kospi di Korea Selatan menguat tipis 0,08% setelah sebelumnya sempat tergelincir. Sedangkan indeks saham MSCI untuk Asia Pasifik di luar Jepang lebih tinggi 0,09% pada sesi pagi.
Pada perdagangan akhir pekan kemarin, bursa saham Tanah Air melanjutkan reli sepanjang tahun baru pada Jumat (5/1) dengan penguatan 61,42 poin atau 0,98% menjadi 6.353,74. Sembilan dari 10 sektor saham utama berkinerja apik, sehingga membuat indeks melanjutkan reli
Sektor saham dalam negeri pada pagi ini dibuka mayoritas menguat tertinggi dengan sektor pertambangan menanjak paling besar 0.57% diikuti lonjakan sektor keuangan 0.48%. Sedangkan pelemahan menimpa aneka industri yang kehilangan 0,19%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp156 miliar dengan 245 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp286,9 juta dengan aksi jual asing sebesar Rp50,2 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp49,9 miliar. Tercatat 124 saham naik, 33 saham turun dan 114 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp84.925, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) meningkat Rp150 ke posisi Rp4.380 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bertambah Rp75 menjadi Rp9.375.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menyusut Rp250 ke level Rp10.400, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun Rp110 menjadi Rp3.490 serta PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) berkurang Rp100 menjadi Rp9.175.
Seperti dilansir CNBC, Senin (8/1/2018) bursa saham Asia terlihat menguat ketika bursa saham Australia tercatat bertambah 0,21% di awal perdagangan. Saham empat bank besar menanjak naik dipimpin penguatan ANZ mencapai 0,52%.
Indeks Kospi di Korea Selatan menguat tipis 0,08% setelah sebelumnya sempat tergelincir. Sedangkan indeks saham MSCI untuk Asia Pasifik di luar Jepang lebih tinggi 0,09% pada sesi pagi.
(akr)
Lihat Juga :