Rupiah Dibuka Naik di Tengah Pergerakan Mendatar USD
Senin, 08 Januari 2018 - 10:25 WIB
Rupiah Dibuka Naik di Tengah Pergerakan Mendatar USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan hari ini dibuka naik, meski tidak terlalu besar. Penguatan mata uang Garuda terjadi saat USD bergerak mendatar, meski masih di atas dari posisi terendah dalam tiga setengah bulan.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini bertengger pada level Rp13.397/USD. Posisi tersebut lebih baik dari posisi penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.405/USD.
Data SINDOnews dikutip dari Limas, juga memperlihatkan perbaikan rupiah menjadi Rp13.398/USD atau menanjak dari sebelumnya. Rupiah membaik dibandingkan sebelumnya pada level Rp13.457/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp13.406/USD atau menguat tipis dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.416/USD. Pergerakan harian rupiah sendiri di awal perdagangan ada pada kisaran level Rp13.381-Rp13.416/USD.
Sementara, rupiah menurut data Yahoo Finance, juga terlihat menghijau ke posisi Rp13.400/USD atau menguat 13 poin dari sebelumnya Rp13.413/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.388-Rp13.413/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Senin (8/1/2018) dollar tetap berada di atas posisi terendah dua setengah bulan terhadap beberapa mata uang utama lainnya. USD terlihat mendatar setelah data pertumbuhan pekerjaan AS sedikit lamban ketika tidak sedikit yang mengharapkan Federal Reserve dapat meningkatkan suku bunga kembali.
Indeks USD terhadap enam mata uang utama berdiri pada level 91.919 atau di atas posisi terburuk 91.751 pada 2 Januari lalu. Sedangkan AS nonfarm payrolls meningkat 148.000 pekerjaan bulan lalu, usai gelombang 252,000 pada bulan November.
Saat melawan Yen Jepang, USD meningkat 0,1% menjadi 113.12 yang diperdagangkan pada kisaran 112.00 hingga 113.75 dalam sebulan terakhir. Euro meningkat sampai dengan 0,1% menjadi 1.2045 terhadap USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini bertengger pada level Rp13.397/USD. Posisi tersebut lebih baik dari posisi penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.405/USD.
Data SINDOnews dikutip dari Limas, juga memperlihatkan perbaikan rupiah menjadi Rp13.398/USD atau menanjak dari sebelumnya. Rupiah membaik dibandingkan sebelumnya pada level Rp13.457/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp13.406/USD atau menguat tipis dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.416/USD. Pergerakan harian rupiah sendiri di awal perdagangan ada pada kisaran level Rp13.381-Rp13.416/USD.
Sementara, rupiah menurut data Yahoo Finance, juga terlihat menghijau ke posisi Rp13.400/USD atau menguat 13 poin dari sebelumnya Rp13.413/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.388-Rp13.413/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Senin (8/1/2018) dollar tetap berada di atas posisi terendah dua setengah bulan terhadap beberapa mata uang utama lainnya. USD terlihat mendatar setelah data pertumbuhan pekerjaan AS sedikit lamban ketika tidak sedikit yang mengharapkan Federal Reserve dapat meningkatkan suku bunga kembali.
Indeks USD terhadap enam mata uang utama berdiri pada level 91.919 atau di atas posisi terburuk 91.751 pada 2 Januari lalu. Sedangkan AS nonfarm payrolls meningkat 148.000 pekerjaan bulan lalu, usai gelombang 252,000 pada bulan November.
Saat melawan Yen Jepang, USD meningkat 0,1% menjadi 113.12 yang diperdagangkan pada kisaran 112.00 hingga 113.75 dalam sebulan terakhir. Euro meningkat sampai dengan 0,1% menjadi 1.2045 terhadap USD.
(akr)