Rupiah Balik Tertekan, IHSG Siang Bertambah 8,28 Poin
Senin, 08 Januari 2018 - 12:44 WIB
Rupiah Balik Tertekan, IHSG Siang Bertambah 8,28 Poin
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan siang hari ini balik tertekan, untuk tergelincir ke zona merah. Kondisi mata uang Garuda yang di bawah tekanan mengiringi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus berlari kencang.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.424/USD atau turun tipis dari posisi sebelumnya di level Rp13.416/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.381-Rp13.429/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.410/USD atau mulai berbalik menguat dari posisi penutupan akhir kemarin pada level Rp13.413/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I di kisaran level Rp13.388-Rp13.413/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.397/USD atau lebih baik dari posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.405/USD.
Data SINDOnews dikutip dari Limas, juga memperlihatkan kejatuhan rupiah menjadi Rp13.424/USD atau berkurang cukup dalam dari sebelumnya. Rupiah melemah dibandingkan sebelumnya pada level Rp13.416/USD.
Di sisi lain, IHSG siang hari ini makin perkasa di level 6,362.02 dengan tambahan 8,28 poin atau 0,13% setelah pada sesi pembukaan menanjak 8,05 poin setara dengan 0.13% menjadi 6.361,79. Sebelumnya akhir pekan kemarin, IHSG ditutup ke level 6.353,74 atau menguat 61,42 poin.
Sektor saham dalam negeri siang ini masih menjaga tren positif saat sektor property dan pertambangan menjadi pendorong tertinggi dengan masing-masing menguat 0,85% dan 0,69%. Sementara, sektor yang melemah terdalam yaitu industri dasar yang melemah 1,47%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,24 miliar dengan 4,62 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing Rp98,32 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp826,75 miliar serta aksi beli asing mencapai Rp925,07 miliar. Tercatat 212 saham naik, 126 saham turun dan 129 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) dan Mayora Indah Tbk. (MYOR). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.424/USD atau turun tipis dari posisi sebelumnya di level Rp13.416/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.381-Rp13.429/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.410/USD atau mulai berbalik menguat dari posisi penutupan akhir kemarin pada level Rp13.413/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I di kisaran level Rp13.388-Rp13.413/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.397/USD atau lebih baik dari posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.405/USD.
Data SINDOnews dikutip dari Limas, juga memperlihatkan kejatuhan rupiah menjadi Rp13.424/USD atau berkurang cukup dalam dari sebelumnya. Rupiah melemah dibandingkan sebelumnya pada level Rp13.416/USD.
Di sisi lain, IHSG siang hari ini makin perkasa di level 6,362.02 dengan tambahan 8,28 poin atau 0,13% setelah pada sesi pembukaan menanjak 8,05 poin setara dengan 0.13% menjadi 6.361,79. Sebelumnya akhir pekan kemarin, IHSG ditutup ke level 6.353,74 atau menguat 61,42 poin.
Sektor saham dalam negeri siang ini masih menjaga tren positif saat sektor property dan pertambangan menjadi pendorong tertinggi dengan masing-masing menguat 0,85% dan 0,69%. Sementara, sektor yang melemah terdalam yaitu industri dasar yang melemah 1,47%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,24 miliar dengan 4,62 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing Rp98,32 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp826,75 miliar serta aksi beli asing mencapai Rp925,07 miliar. Tercatat 212 saham naik, 126 saham turun dan 129 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) dan Mayora Indah Tbk. (MYOR). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
(akr)
Lihat Juga :