Rupiah Membaik, IHSG Siang Terkoreksi ke Level 6.369
Selasa, 09 Januari 2018 - 12:42 WIB
Rupiah Membaik, IHSG Siang Terkoreksi ke Level 6.369
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan siang hari ini sedikit membaik, setelah pagi tadi bergerak variatif. Kondisi mata uang Garuda yang mulai merangkak naik mengiringi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru sedikit terkoreksi.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.422/USD atau menanjak dari posisi sebelumnya di level Rp13.429/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.415-Rp13.442/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.420/USD atau mulai berbalik menguat dari posisi penutupan awal pekan kemarin pada level Rp13.426/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I Rp13.413-Rp13.435/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.428/USD atau tidak lebih baik dari posisi perdagangan sebelumnya Rp13.397/USD. Menurut data SINDOnews dikutip dari Limas, memperlihatkan stagnan pada posisi Rp13.425/USD atau tidak berubah dari posisi sebelumnya.
Di sisi lain, IHSG siang ini terkoreksi ke level 6.369,27 dengan penurunan sebesar 16,13 poin atau setara 0,25% setelah pada sesi pembukaan menanjak ke level 6.400,12 atau menguat 14,72 poin. Sebelumnya awal pekan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir meningkat 31,67 poin atau 0,50% menjadi 6.385,40.
Sektor saham dalam negeri siang ini bergerak variatif dipimpin kenaikan sektor pertambangan 0,78% serta pertanian yang melompat 0.66%. Sedangkan kejatuhan terdalam menimpa aneka industri usai kehilangan 1,49% diikuti infrastruktur jatuh 1,05%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,52 miliar dengan 11,26 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing Rp288,19 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,72 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp2,01 triliun. Tercatat 174 saham naik, 163 saham turun dan 148 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) dan PT BISI International Tbk. (BISI). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.422/USD atau menanjak dari posisi sebelumnya di level Rp13.429/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.415-Rp13.442/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.420/USD atau mulai berbalik menguat dari posisi penutupan awal pekan kemarin pada level Rp13.426/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I Rp13.413-Rp13.435/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.428/USD atau tidak lebih baik dari posisi perdagangan sebelumnya Rp13.397/USD. Menurut data SINDOnews dikutip dari Limas, memperlihatkan stagnan pada posisi Rp13.425/USD atau tidak berubah dari posisi sebelumnya.
Di sisi lain, IHSG siang ini terkoreksi ke level 6.369,27 dengan penurunan sebesar 16,13 poin atau setara 0,25% setelah pada sesi pembukaan menanjak ke level 6.400,12 atau menguat 14,72 poin. Sebelumnya awal pekan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir meningkat 31,67 poin atau 0,50% menjadi 6.385,40.
Sektor saham dalam negeri siang ini bergerak variatif dipimpin kenaikan sektor pertambangan 0,78% serta pertanian yang melompat 0.66%. Sedangkan kejatuhan terdalam menimpa aneka industri usai kehilangan 1,49% diikuti infrastruktur jatuh 1,05%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,52 miliar dengan 11,26 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing Rp288,19 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,72 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp2,01 triliun. Tercatat 174 saham naik, 163 saham turun dan 148 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) dan PT BISI International Tbk. (BISI). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
(akr)
Lihat Juga :