Bos SKK Migas Ogah Harga Gas Blok Masela Ditawar Miring

Selasa, 09 Januari 2018 - 15:50 WIB
Bos SKK Migas Ogah Harga...
Bos SKK Migas Ogah Harga Gas Blok Masela Ditawar Miring
A A A
JAKARTA - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi menolak mentah-mentah tiga pelaku industri yang ingin membeli gas di blok migas Masela, Maluku dengan harga miring. Betapa tidak, tiga industri yang diajukan Kementerian Perindustrian ini menawar harga gas di lapangan Abadi tersebut dengan harga USD3 per MMBTU.

(Baca Juga: Gross Split Bikin Pemerintah Pede Lelang Blok Migas Besar-besaran )

Dia mengakui, beberapa waktu lalu pihaknya memang menerima penawaran dari industri untuk membeli gas di Masela. Namun, dia memastikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan mengenai hal tersebut.

"Jadi untuk Blok Masela, alokasi gas untuk pipa itu sudah disampaikan 150 mmscfd. Siapa pembelinya masih belum ditetapkan. beberapa waktu lalu, beberapa yang berminat memang menawar harga gasnya USD3," katanya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Baginya, penawaran harga yang diajukan industri tersebut tidaklah masuk akal. Betapa tidak, harga gas di Teluk Bintuni diperkirakan mencapai USD5,2 per MMBTU, sementara gas di Masela ditawar rendah di angka USD3 per MMBTU.

Tak hanya itu, salah satu blok migas yang ada di China yang gasnya telah dialirkan untuk pabrik petrokimia dan memproduksi methanol hingga plastik pun harga gasnya lebih tinggi yaitu sekitar USD6,2 per MMBTU. Oleh sebab itu, Amien enggan menerima penawaran dari industri yang ingin membeli gas di Masela dengan harga USD3.

"Kami pergi ke China perusahaan berbasis gas pabrik petrokimia memproduksi metanol, memproduksi sampai ke plastik macam-macam downstream, itu harga gas USD6,2 per MMBTU. Jadi kalau industri hanya mampu menawar USD3 per MMBTU, SKK Migas akan mencari pembeli sendiri," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Perusahaan Konsumen...
Daftar Perusahaan Konsumen Gas Mitra Inpex dalam Proyek Blok Masela
Bos SKK Migas Ungkap...
Bos SKK Migas Ungkap Harga Ambil Alih Blok Masela dari Shell
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Proyek Abadi Masela,...
Proyek Abadi Masela, SKK Migas dan Inpex Inspeksi 17 Stasiun Metocean di Tengah Laut
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
9 menit yang lalu
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
33 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
41 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
1 jam yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
1 jam yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved