PLN Tambah Pasokan Listrik untuk Industri di Pulau Bintan

Selasa, 09 Januari 2018 - 21:30 WIB
PLN Tambah Pasokan Listrik...
PLN Tambah Pasokan Listrik untuk Industri di Pulau Bintan
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau terus menambah pasokan listrik ke pelanggan industri di Pulau Bintan. Hingga saat ini total sudah sembilan perusahaan di Pulau Bintan yang memanfaatkan pasokan listrik dari PLN dengan daya mencapai 30,3 megawatt (MW).

Yang terbaru adalah pasokan listrik untuk PT Pulau Bintan Jaya dengan daya 3.654 kVA di Kecamatan Kijang. Penyalaan listrik untuk perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan karet itu dilakukan secara simbolis, Selasa (9/1/2018).

"Sepanjang 2017 kami melakukan perbaikan layanan tak terkecuali yang dilakukan PLN khususnya di Pulau Bintan dan secara umum di Provinsi Kepulauan Riau. Hasilnya mulai di rasakan oleh warga seperti di Pulau Bintan ini," ujar Manajer SDM dan Organisasi PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Dwi Suryo Abdullah dalam keterangan tertulisnya.

Dia menambahkan, PLN terus berupaya memperbaiki layanan sejak 2016 dengan mempercepat pembangunan Jaringan Tegangan Tinggi 150 kV dan 5 unit Gardu Induk 150kV. Di samping itu, PLN juga menambah pembangkit Mesin Gas di Tokojo dan Dompak, serta perbaikan mesin pembangkit berbahan bakar batu bara (PLTU CTI).

"Itu semua untuk menambah kesiapan daya mampu di sisi produksi listrik sehingga permintaan kebutuhan listrik pelanggan selalu dapat dipenuhi," ujarnya.

Menurut Suryo, sepanjang tahun lalu PLN juga melakukan sejumlah perbaikan di sisi Jaringan Tegangan Tinggi dan Tegangan Menengah. Misalnya dengan melakukan koordinasi sistem proteksi serta pemeliharàan rutin.

"Selama dua tahun terakhir perbaikan layanan ini berdampak pada pertumbuhan kebutuhan listrik yang meningkat sekitar 20 MW penambahan dari awat 2016 beban puncak 54 MW sekarang sudah mencapai 74 MW," ujar Dwi Suryo.

Hingga saat ini, total ada sembilan perusahaan di Pulau Bintan yang mendapat pasokan listrik dari PLN. Kesembilan perusahaan itu adalah, PT Tanjungpinang Sakti, PT Pasaraya Mahligai, PT Bintan Resort Cakrawala, PT Bintan Inti Industrial Estate, PT Angkasa Pura II, PT Bintan Vista, RSUD Provinsi Kepri, Airnav Bandara Kijang, dan PT Pulau Bintan Jaya.

Di bagian lain, PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau juga terus meningkatkan penggunaan listrik pra bayar atau token. Pada awal 2018, tercatat pengguna listrik prabayar di wilayah tersebut sudah mencapai 57%, meningkat dibaning denganb awal 2017 yang hanya 48%.

"Di Kepulauan Riau tercapat sebanyak 136.591 pelanggan yang menggunakan token dan 102.697 pelanggan yang belum menggunakan Token,” ujar General Manager SDM dan Organisasi PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau M Irwansyah Putra.

Dia menambahkan, beralihnya penggunaan listrik pra bayar tersebut menunjukkan bahwa kini banyak pelanggan yang ingin mengendalikan pemakaian listrik setiap bulannya karena praktis.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
PLN Siap Jalankan Keputusan...
PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Berikan Stimulus Listrik
2.415 Keluarga Kini...
2.415 Keluarga Kini Nikmati Listrik Berkat Donasi Pegawai PLN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
1 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
2 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved