Airbus Genjot Produksi Pesawat Terbang di China

Rabu, 10 Januari 2018 - 13:45 WIB
Airbus Genjot Produksi...
Airbus Genjot Produksi Pesawat Terbang di China
A A A
BEIJING - Airbus telah mencapai kesepakatan untuk meningkatkan jumlah pesawat terbang yang dibuatnya di China, sebagai bagian dari kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Produsen raksasa pesawat terbang asal Eropa tersebut bertujuan memproduksi enam jet A320 setiap bulannya pada tahun 2020 di pabrik perakitan di dekat Beijing.

Seperti dilansir BBC, Rabu (10/1/2018) selama kunjungan tiga harinya di China, Macron mengatakan bahwa Prancis dan China harus membuka diri untuk berbisnis satu dengan yang lainnya. Saat ini menurutnya Prancis memiliki akses ke pasar yang tidak seimbang dan kurang memuaskan.

"Jika kita tidak menangani hal ini secara bertanggung jawab, reaksi alami pertama akan banyak yang akan ditutup pada kedua sisi," ujar Macron yang disampaikan kepada audiensi yang merupakan pemimpin bisnis Prancis dan China.

Airbus menjadi perusahaan dari sejumlah pebisnis yang berpergian bersama dengan Macron dalam kunjungan kenegaraan pertamanya sejak terpilih Mei lalu. Lebih lanjut Dia telah meminta Eropa untuk mengambil pendekatan yang lebih terkoordinasi untuk berdagang dengan China. Macron mengutarakan, bahwa di masa lalu, negara-negara telah datang ke China dengan berbagai agenda dan tingkat keterbukaan yang berbeda-beda.

"Kami membutuhkan pendekatan Eropa yang terkoordinasi yang memberi China lebih banyak visibilitas tentang agenda kami. Itulah mengapa Prancis mendukung untuk menentukan sektor strategis di mana kita ingin melindungi investasi. Ini adalah pertanyaan tentang kedaulatan seperti yang Anda sendiri pahami dengan baik," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pesawat Sewa Asing Mondar-mandir...
Pesawat Sewa Asing Mondar-mandir di Rute Domestik, Pengamat Ungkap Negara Rugi!
AirAsia Buka Kembali...
AirAsia Buka Kembali 3 Rute Domestik yang Hubungkan Kota Pusat Ekonomi
Perusahaan Singapura...
Perusahaan Singapura Bikin Indonesia Airlines, Kemenhub: Belum Kantongi Izin Terbang
10 Maskapai Penerbangan...
10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu di Tahun 2024, Ada Wakil Indonesia?
Perbedaan Kelas Ekonomi...
Perbedaan Kelas Ekonomi dan Bisnis di Turkish Airlines: Gabungan Kenyamanan dan Kemewahan
Membangun Posisi Istimewa...
Membangun Posisi Istimewa di Pasar Penerbangan yang Kompetitif
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
2 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
2 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
3 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved