Negara Berkembang Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Global

Rabu, 10 Januari 2018 - 14:59 WIB
Negara Berkembang Jadi...
Negara Berkembang Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Global
A A A
WASHINGTON - World Bank (Bank Dunia) memperkirakan ekonomi global meningkat 3,1% pada 2018, sedikit naik dari tahun lalu sebesar 3% dan menandai tahun pertama sejak resesi besar 2008 yang akan mendekati atau mencapai potensi pertumbuhan penuh.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (10/1/2018), dalam pembaruan laporan ekonomi dua tahunannya, Bank Dunia mengingatkan bahwa kenaikan ekonomi tahun ini bersifat sementara kecuali pemerintah mengadopsi kebijakan yang akan fokus pada peningkatan partisipasi angkatan kerja.

Laju pertumbuhan dunia diperkirakan akan meningkat menjadi 3% pada 2019 dan 2,9% pada 2020. Sebagian besar pertumbuhan ekonomi akan didorong oleh negara-negara berkembang, terutama eksportir komoditas, dengan tingkat pertumbuhan untuk kelompok secara keseluruhan meningkat menjadi sekitar 4,5% pada 2018 dan rata-rata 4,7% pada 2019 dan 2020.

Sebaliknya, pertumbuhan di negara maju diprakirakan melambat menjadi 2,2% pada 2018 dari 2,3% tahun lalu, karena bank sentral secara bertahap menghapus akomodasi pasca krisis dan tingkat investasinya.

"Dalam jangka panjang, memperlambat pertumbuhan potensial-seberapa cepat sebuah ekonomi dapat berkembang saat tenaga kerja dan modal dipekerjakan sepenuhnya meraih keuntungan dalam memperbaiki standar hidup dan mengurangi kemiskinan di seluruh dunia," kata Bank Dunia.

Kawasan yang tumbuh paling cepat di dunia, menurut Bank Dunia adalah Asia Timur dan Pasifik dengan ekonomi China diperkirakan akan tumbuh 6,4% tahun ini sebelum melambat menjadi 6,3% pada tahun depan.

Di India, pertumbuhan PDB diperkirakan akan mencapai 7,3% pada 2018 sebelum menguat sedikit pada 2019/2020 sampai 7,5%. Di negara-negara miskin di Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah dan Asia, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan meningkat menjadi 5,4% pada 2018 karena harga komoditas menguat namun tidak sebanyak yang diperkirakan sebelumnya.

Bank Dunia juga memperkirakan pertumbuhan di Afrika Sub-Sahara akan mencapai 3,2% tahun ini dan 3,5% pada 2019. Ghana adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Afrika, di aman pertumbuhan produk domestik bruto mencapai 8,3% pada 2018, diikuti oleh Ethiopia sebesar 8,2%.

Di Amerika Latin, pertumbuhan terkuat diperkirakan berasal dari Panama sebesar 5,6% dan ekonomi Venezuela diperkirakan akan berkontraksi 4,2% pada 2018. Bank Dunia juga memproyeksikan bahwa harga minyak dunia akan berada pada rata-rata USD58 per barel pada 2018, turun sampai USD59 per barel pada 2019.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Bank Dunia:...
Ramalan Bank Dunia: Ekonomi Global Memasuki Dekade Terburuk sejak Tahun 1960-an
Ramalan Bank Dunia Ungkap...
Ramalan Bank Dunia Ungkap Ekonomi Global Masih Suram di 2024
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Bank Dunia Proyeksi...
Bank Dunia Proyeksi Ekonomi 2020 Minus
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Berita Terkini
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
21 menit yang lalu
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
1 jam yang lalu
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
1 jam yang lalu
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
1 jam yang lalu
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved