IHSG Akhir Pekan Dibuka Menghijau Saat Bursa Asia Mixed
Jum'at, 12 Januari 2018 - 09:59 WIB
IHSG Akhir Pekan Dibuka Menghijau Saat Bursa Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (12/1/2018) dibuka pada zona hijau. IHSG sesi pagi tercatat menguat 9,44 poin atau setara 0,14% ke posisi 6.395.
Sementara pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup berbalik menghijau setelah sempat tergelincir pada sesi siang. IHSG berakhir ke level 6.386,34 dengan tambahan 15,17 poin atau 0,24%. Sektor saham dalam negeri pada sesi pembukaan kebanyakan menguat dipimpin lonjakan tertinggi pertambangan 1,20%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp79 miliar dengan 109 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp90,6 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp279,9 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp370,5 miliar. Tercatat 13 saham naik, 4 saham turun dan 27 saham stagnan.
Di sisi lain, Wall Street semalam ditutup menguat dan mencapai rekor tertingginya setelah sempat melemah di hari sebelumnya. Hal itu terjadi akibat pemberitaan rencana Tiongkok untuk menghentikan pembelian US treasury bond serta rencana keluarnya Amerika Serikat (AS) dari NAFTA.
Samuel Research Team menyebut investor optimis reformasi pajak yang menurunkan pajak korporasi dari 35% menjadi 21% akan berdampak positif terhadap perekonomian AS. Angka jobless claims tercatat relatif inline dengan estimasi konsensus (aktual 261.000 vs estimasi 270.000).
Bursa Asia kebanyakan tergelincir seperti dilansir CNBC saat indeks Nikkei Jepang berkurang 0,07% dengan pergerakan cendering mendatar. Sedangkan bursa Korea Selatan, Kospi menanjak naik sebesar 0,08% dan pasar saham Australia naik 0,19% saat sektor material mengungguli pasar yang lebih luas.
Pasar saham di daratan China sebagian besar lebih tinggi. Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,36% untuk melanjutkan tren positif ke-13. Komposit Shanghai naik tipis 0,06% dan komposit Shenzhen turun 0,04%.
Sementara pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup berbalik menghijau setelah sempat tergelincir pada sesi siang. IHSG berakhir ke level 6.386,34 dengan tambahan 15,17 poin atau 0,24%. Sektor saham dalam negeri pada sesi pembukaan kebanyakan menguat dipimpin lonjakan tertinggi pertambangan 1,20%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp79 miliar dengan 109 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp90,6 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp279,9 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp370,5 miliar. Tercatat 13 saham naik, 4 saham turun dan 27 saham stagnan.
Di sisi lain, Wall Street semalam ditutup menguat dan mencapai rekor tertingginya setelah sempat melemah di hari sebelumnya. Hal itu terjadi akibat pemberitaan rencana Tiongkok untuk menghentikan pembelian US treasury bond serta rencana keluarnya Amerika Serikat (AS) dari NAFTA.
Samuel Research Team menyebut investor optimis reformasi pajak yang menurunkan pajak korporasi dari 35% menjadi 21% akan berdampak positif terhadap perekonomian AS. Angka jobless claims tercatat relatif inline dengan estimasi konsensus (aktual 261.000 vs estimasi 270.000).
Bursa Asia kebanyakan tergelincir seperti dilansir CNBC saat indeks Nikkei Jepang berkurang 0,07% dengan pergerakan cendering mendatar. Sedangkan bursa Korea Selatan, Kospi menanjak naik sebesar 0,08% dan pasar saham Australia naik 0,19% saat sektor material mengungguli pasar yang lebih luas.
Pasar saham di daratan China sebagian besar lebih tinggi. Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,36% untuk melanjutkan tren positif ke-13. Komposit Shanghai naik tipis 0,06% dan komposit Shenzhen turun 0,04%.
(akr)
Lihat Juga :