Rupiah Makin Perkasa, IHSG Siang Ini Masih di Area Positif
Senin, 15 Januari 2018 - 12:41 WIB
Rupiah Makin Perkasa, IHSG Siang Ini Masih di Area Positif
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini semakin bergerak menguat alias tambah perkasa dibanding penutupan akhir pekan kemarin. Kondisi rupiah siang ini di tengah masih menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.325/USD atau jauh lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.353/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.317-Rp13.338/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I membaik ke posisi Rp13.325/USD dibandingkan dari posisi penutupan kemarin pada level Rp13.350/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I di kisaran level Rp13.315-Rp13.350/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.330/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah semakin perkasa dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.362/USD
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan siang hari ini juga membaik menjadi Rp13.332/USD. Posisi tersebut menunjukkan rupiah semakin perkasa dari penutupan sebelumnya pada level Rp13.350/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I masih bertahan di zona hijau meski hanya nhaik tipis sebesar 2,72 poin setara 0,04% ke level 6.372,78 ketika pada sesi pembukaan berada di zona hijau dengan tambahan 7,82 poin atau setara 0,12% ke posisi 6.377. Sebelumnya, IHSG pada akhir pekan lalu ditutup ke level 6.370,06 setelah kehilangan 16,27 poin atau 0,25%.
Sektor saham dalam negeri siang ini masih variatif dengan sektor pertambangan naik 1,62% dan sektor yang melemah terdalam yaitu konsumer yang melemah 0,63%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,02 miliar dengan 11,68 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp104,68 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp977,76 miliar serta aksi beli asing mencapai Rp873,08 miliar. Tercatat 184 saham naik, 136 saham turun dan 136 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.325/USD atau jauh lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.353/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.317-Rp13.338/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I membaik ke posisi Rp13.325/USD dibandingkan dari posisi penutupan kemarin pada level Rp13.350/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I di kisaran level Rp13.315-Rp13.350/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.330/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah semakin perkasa dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.362/USD
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan siang hari ini juga membaik menjadi Rp13.332/USD. Posisi tersebut menunjukkan rupiah semakin perkasa dari penutupan sebelumnya pada level Rp13.350/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I masih bertahan di zona hijau meski hanya nhaik tipis sebesar 2,72 poin setara 0,04% ke level 6.372,78 ketika pada sesi pembukaan berada di zona hijau dengan tambahan 7,82 poin atau setara 0,12% ke posisi 6.377. Sebelumnya, IHSG pada akhir pekan lalu ditutup ke level 6.370,06 setelah kehilangan 16,27 poin atau 0,25%.
Sektor saham dalam negeri siang ini masih variatif dengan sektor pertambangan naik 1,62% dan sektor yang melemah terdalam yaitu konsumer yang melemah 0,63%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,02 miliar dengan 11,68 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp104,68 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp977,76 miliar serta aksi beli asing mencapai Rp873,08 miliar. Tercatat 184 saham naik, 136 saham turun dan 136 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT Astra International Tbk (ASII).
(izz)
Lihat Juga :