Investasi Sektor IKM Sulut Tumbuh 35,37% Sepanjang 2017

Sabtu, 20 Januari 2018 - 02:10 WIB
Investasi Sektor IKM...
Investasi Sektor IKM Sulut Tumbuh 35,37% Sepanjang 2017
A A A
MANADO - Pertumbuhan wirausaha baru industri kecil dan menengah (WUB IKM) di Sulawesi Utara (Sulut) cukup menggembirakan. Ini bisa dilihat dari pertumbuhan investasi WUB IKM Sulut Tahun 2017 meningkat sebesar 35,37%.

Kepala Seksi Promosi IKM Disperindag Sulut Franky Legi menjelaskan pertumbuhan investasi penciptaan wirausaha baru di IKM ini cukup baik. "Ini karena dari investasi di IKM pada 2016 sebesar Rp18,46 miliar kemudian mengalami kenaikan menjadi Rp24,99 miliar pada 2017,” jelasnya, Jumat (19/1).

Pertumbuhan WUB IKM Sulut Tahun 2017 sebesar 16,2% dari tahun sebelumnya yaitu 2016 terdiri dari 927 unit usaha dan mengalami kenaikan pada 2017 menjadi 1.077 unit usaha. Lebih lanjut diterangkan, pertumbuhan WUB IKM didominasi oleh produk industri meliputi usaha pangan 488 unit usaha, kimia dan bahan bangunan 255 unit, logam dan ellektronik 175 unit usaha, sandang 111 unit usaha serta terakhir kerajinan sebanyak 54 unit usaha.

Ia menambahkan setidaknya ada lima faktor yang mempengaruhi pertmbuhan investasi di WUB IKM Sulut antara lain, tumbuh pesat industri kreatif pangan (kuliner-red), legalitas usaha yang semakin mudah, koordinasi stakeholders yang kena sasaran, mulai dari hulu sampai hilir. “Berikutnya terkait dengan kbijakan-kebijakan yang mempermudah pertumbuhan WUB serta pengaruh program digitalisasi marketing yang semakin terbuka,” paparnya.

Sementarea salah satu investor WUB IKM Kenny Pinangkaan mengungkapkan, pertumbuhan WUB IKM di Sulut sangat berkembang pesat khususnya kuliner yang sudah lebih kreatif dan inovatif. “Sedangkan kami sebagai supplier dari Manarou Souvenir lebih didominasi oleh produk kuliner berupa oleh-oleh khas Manado,” ujar Owner Manarou Souvenir itu.

Sedangkan investor lainnya, Ansye Lucas mengakui jika program fasilitasi sertifikasi mutu dan legalitas usaha bagi wirausaha baru sangat membantu dalam pengembangan usaha WUB. Menurutnya, perkembangan teknologi sangat menunjang dan berdampak pada pemasaran dan inovasi produk WUB.

“Dengan teknologi ini akan terjalin informasi yang saling melengkapi antara WUB IKM. Begitu juga membuka jaringan informasi lewat grup-grup whatsApp seperti forum UKM IKM yang telah dibentuk manfaatnya cukup besar,” pungkas Owner IKM Brilliant ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
Pelaku IKM Dapat Penghargaan...
Pelaku IKM Dapat Penghargaan Upakarti, Dewi Motik: Ini Bisa Memberi Motivasi
Dukung Pertumbuhan IKM,...
Dukung Pertumbuhan IKM, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Rp1,2 Triliun
IKM Pangan Capai 1,86...
IKM Pangan Capai 1,86 Juta Unit Usaha, IFI Menyeleksi yang Terbaik
Kelompok IKM di Luwu...
Kelompok IKM di Luwu Utara Pasarkan Produk Kerajinan Hingga ke Jawa
Pelaku IKM di Palopo...
Pelaku IKM di Palopo Didorong Berinovasi Pengolahan Produksi Sagu
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
3 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved