Strategi Menjadi Pengendali Freeport

Senin, 22 Januari 2018 - 09:30 WIB
Strategi Menjadi Pengendali...
Strategi Menjadi Pengendali Freeport
A A A
WAJAH Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng terlihat sangat gembira usai penandatanganan perjanjian antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Mimika, dan PT Inalum (Persero) tentang pengambilan saham divestasi Freeport Indonesia, Jumat (19/1/2018) pekan lalu.

Senyum lebar dari dua pria berkulit gelap itu diumbar ketika menunjukkan dokumen kesepakatan terkait divestasi 51% saham Freeport. Ya layaknya, pemain sepak bola yang baru saja meneken kontrak dengan klub papan atas dunia. Tentu saja dengan bayaran yang fantastis.

Kegembiraan itu sepanjang lima dekade tak pernah bisa mereka tunjukan. Soalnya, selama ini mereka hanya jadi penonton, lantaran pemerintah pusat tak pernah memasukan pemda di Papua dalam pertandingan antara pemerintah melawan Freeport untuk memperebutkan 51% saham perusahaan tambang dunia itu. Kini kedua daerah itu masuk dalam tim inti kesebelasan pemerintah untuk bertanding menjadi pemegang saham mayoritas di Freeport.

Melalui penandatangan kesepakatan tadi, 51% saham Freport Indonesia yang nantinya akan dikuasai oleh Pemerintah Indonesia, 10% di antaranya akan dimiliki oleh pemda di Papua. Rinciannya, Kabupaten Mimika (lokasi daerah tambang Freport Indonesia) mengantongi kepemilikan 7%. Sisanya yang 3% lagi dialokasikan untuk Pemprov Papua. "Ini membanggakan untuk rakyat Papua, sejak Freeport ada di Papua, baru kali ini pemerintah memberikan share saham Freeport kepada Papua," kata Lukas Enembe.

Banyak pihak yang "mengolok-olok" penanandatangan kesepakatan itu bak pesta kepagian, pesta yang tak seharusnya dilangsungkan tergesa-gesa. Ada juga yang berseloroh, seperti bagi-bagi piring, padahal nasi belum matang ditanak. Olok-olok yang muncul karena belum rampungnya kesepakatan antara pemerintah dan Freeport terkait nilai 51% saham Freeport.

Bagaimana kelanjutan proses divestasi saham Freeport sebesar 51%? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 47/VI/2017 yang terbit Senin (22/01/2018).
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved