Koreksi Dolar AS Membuat Rupiah Berlari ke Rp13.314

Selasa, 23 Januari 2018 - 10:49 WIB
Koreksi Dolar AS Membuat...
Koreksi Dolar AS Membuat Rupiah Berlari ke Rp13.314
A A A
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa (23/1/2018) balik menguat, seiring koreksi USD yang belum cukup memperoleh energi meski parlemen AS sepakat mengakhiri government shutdown. Indeks Bloomberg mencatat rupiah dibuka menguat 11 poin menjadi Rp13.339 dari posisi penutupan Senin di Rp13.350 per USD.

Laju rupiah semakin berlari pada pukul 10.23 WIB, di mana rupiah bertambah perkasa 36 poin atau 0,27% menjadi Rp13.314 per USD. Hal sama juga terpantau di data Yahoo Finance, di mana pagi ini, rupiah menguat 34 poin atau 0,25% menjadi Rp13.313 per USD, yang mana Senin kemarin ditutup di level Rp13.347 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok rupiah di angka Rp13.318 per USD, terapresiasi 16 poin dari posisi Senin di angka Rp13.334 per USD.

Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah pada hari ini dibuka di level Rp13.320 per USD, menguat 20 poin dari posisi penutupan Senin di level Rp13.347 per USD.

Menguatnya rupiah seiring koreksi USD, meski senator AS mencapai kesepakatan untuk mencopot government shutdown. Pemogokan pemerintah yang diinisiasi Partai Demokrat AS yang telah berlangsung tiga hari ini membuat USD terperosok mendekati level terendah tiga tahun. Karena kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai keuntungan imbal hasil treasury AS yang terkikis.

Selain itu, pengakhiran gobernment shutdown ini bersifat jangka pendek, dimana parlemen setuju mendanai pemerintah federal sampai 8 Februari. Setelah itu diperkirakan Partai Republik dan Demokrat masih berselisih lagi mengenai banyak isu.

Melansir Reuters, Selasa (23/1), indeks USD terhadap sekeranjang mata uang utama tetap melemah di 90,36, tidak jauh beda dari level terendah tiga tahun di 90,10 yang terjadi pada 17 Januari lalu. Untuk melambungkan kembali USD diperlukan stimulus dari bank sentral AS yaitu dengan menaikkan suku bunga.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
30 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
54 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved