Rupiah Diprediksi Bertahan di Zona Positif
Rabu, 24 Januari 2018 - 09:03 WIB
Rupiah Diprediksi Bertahan di Zona Positif
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan rupiah yang terapresiasi dapat melaju di atas target resisten Rp13.339/USD. Berbagai sentimen positif yang terdapat di pasar diharapkan masih bertahan sehingga memberikan imbas positif bagi pergerakan rupiah.
Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran support Rp13.324/USD dan resisten Rp13.310/USD.
Sementara, kembali melemahnya laju USD setelah adanya kepastian akan adanya kesepakatan anggaran AS untuk mencegah terjadinya government shutdown berkepanjangan di AS dan terapresiasinya laju EUR seiring membaiknya data-data ekonomi di Zona Eropa memberikan sentimen positif pada pergerakan rupiah yang mampu kembali menapak di teritori positif.
"Sementara itu, dari dalam negeri adanya penilaian positif dari Menkeu terkait kenaikan harga minyak mentah yang dapat membuat neraca perdagangan Indonesia menjadi surplus dan adanya langkah strategis yang ditetapkan Pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga inflasi agar tetap stabil membantu rupiah berada di zona positifnya," ujarnya, Rabu (24/1/2018).
Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran support Rp13.324/USD dan resisten Rp13.310/USD.
Sementara, kembali melemahnya laju USD setelah adanya kepastian akan adanya kesepakatan anggaran AS untuk mencegah terjadinya government shutdown berkepanjangan di AS dan terapresiasinya laju EUR seiring membaiknya data-data ekonomi di Zona Eropa memberikan sentimen positif pada pergerakan rupiah yang mampu kembali menapak di teritori positif.
"Sementara itu, dari dalam negeri adanya penilaian positif dari Menkeu terkait kenaikan harga minyak mentah yang dapat membuat neraca perdagangan Indonesia menjadi surplus dan adanya langkah strategis yang ditetapkan Pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga inflasi agar tetap stabil membantu rupiah berada di zona positifnya," ujarnya, Rabu (24/1/2018).
(ven)