Dorong Ekonomi, Uni Eropa dan Kota Semarang Tingkatkan Kerja Sama

Rabu, 24 Januari 2018 - 21:05 WIB
Dorong Ekonomi, Uni Eropa dan Kota Semarang Tingkatkan Kerja Sama
Dorong Ekonomi, Uni Eropa dan Kota Semarang Tingkatkan Kerja Sama
A A A
SEMARANG - Para Duta Besar dari Uni Eropa melangsungkan kunjungan dua hari ke Semarang mulai hari ini sampai besok. Dari kunjungan ini diharapkan dapat mendorong pertukaran dengan pemerintah daerah, kalangan bisnis, akademisi dan organisasi masyarakat sipil di Jawa Tengah.

Kunjungan ini dipimpin oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend dan diikuti para diplomat dari 12 Negara Anggota Uni Eropa, termasuk Duta Besar Austria Helene Steinhausl, Duta Besar Belgia Patrick Herman, Duta Besar Kroasia Drazen Margeta.

Selain itu, juga dihadiri Duta Besar Denmark Rasmus Abildgaard Kristensen, Duta Besar Jerman Michael Freiherr von Ungern-Sternberg, Duta Besar Yunani Georgios Dogoritis, Duta Besar Irlandia Kyle O'Sullivan dan Duta Besar Italia Vittorio Sandalli.

Kunjungan hari pertama akan diawali pertemuan dengan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi untuk berdiskusi tentang berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah kota.

Dubes Uni Eropa Vincent Guerend mengatakan, selama ini pihaknya bekerja sama dengan Indonesia pada bidang-bidang yang menjadi perhatian bersama seperti pendidikan, perlindungan lingkungan, perdagangan dan investasi, serta tata pemerintahan yang baik.

Dia menjelaskan, Eropa memiliki ketertarikan terhadap Kota Semarang. Kota Semarang memiliki peran penting bagi Negara Indonesa khsusnya Provinsi Jateng.

"Kunjungan ini memiliki pula dimensi khusus, yakni mendedikasikan pada pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan hak para penyandang disabilitas," kata Guerend.

Semarang merupakan satu dari dua kota di Indonesia yang terpilih untuk bekerja sama dengan dua kota di Eropa yakni Zagreb (di Kroasia) dan Seville (di Spanyol) melalui program kerja sama perkotaan dengan bantuan Uni Eropa.

Khusus untuk Kota Semarang, Uni Eropa ingin membawa konsep pembangunan berkelanjutan. Salah satunya, pengelolaan sampah menjadi energi, kemudian partner city untuk mempromosikan kota Semarang.

Perusahaan-perusahaan eropa sudah banyak bertempat di Semarang dan menyediakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Uni Eropa juga ingin berbagai pengalaman tentang penataan perkotaan, dan juga pertukaran pelajar.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.0920 seconds (10.101#12.26)