OJK Fokus Dorong Industri Pasar Modal

Kamis, 25 Januari 2018 - 14:47 WIB
OJK Fokus Dorong Industri...
OJK Fokus Dorong Industri Pasar Modal
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, tahun ini pihaknya akan lebih fokus mengembangkan industri pasar modal yang diketahui memiliki lebih banyak sumber pendanaan jangka panjang dari pada industri perbankan.

"Semua indikator makro ekonomi kita sedang membaik dan suku bunga Bank Indonesia (BI 7-day Reverse Repo Rate) juga sudah turun menjadi 4,25%. Tahun ini kami lebih mendorong pasar modal," kata Wimboh dalam acara 'Mandiri Investasi: Market Outlook 2018' di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (25/1/2018).

Menurutnya, sejauh ini OJK tengah mengintensifkan kampanye yang menyasar korporasi untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dalam menggalang dana dari pasar modal.

"Selain mendorong IPO, kami juga menyosialisasikan ke korporasi untuk menerbitkan surat utang. Sehingga, tidak hanya mengandalkan dana perbankan," paparnya.

Untuk meningkatkan efektivitas kampanye tersebut, jelas Wimbow, OJK akan memudahkan dan mempersingkat proses pelaksanaan IPO maupun aksi korporasi lainnya seperti penerbitan surat utang (obligasi).

"Jadi kami mendorong, mempermudah, dan mempercepat proses penerbitan surat utang maupun IPO dan bank pun tidak perlu mengeluarkan pinjaman jangka panjang," terang dia.

Konsentrasi OJK untuk mengembangkan industri pasar modal tersebut tidak terlepas dari membaiknya sebagian besar indikator makro ekonomi Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi Alvin Pattisahusiwa menambahkan, perseroan mencatat Asset Under Management (AUM) reksa dana hingga akhir 2017 sebesar Rp45,4 triliun. Angka tersebut tumbuh 42,3% dibanding tahun lalu sebesar 35,2%.

"Dengan pencapaian AUM Reksadana sebesar Rp45,4 triliun tersebut, market share mandiri investasi di industri reksa dana mencapai 10% dan berhasil merebut posisi nomer satu diperingkat industri reksa dana nasional," katanya.

Untuk total dana kelolaan, termasuk reksa dana penyertaan terbatas dan PDNI, pada akhir tahun lalu mencatat rekor tertinggi dengan total dana kelolaan hampir Rp51 triliun. Dari sisi komposisi AUM reksa dana per asset class, komposisi AUM reksa dana mandiri investasi hingga akhir 2017 masih didominasi oleh reksa dana terproteksi dengan kontribusi AUM mencapai 32%.

Diikuti reksa dana saham dan reksa dana pasar yang masing-masing berkontribusi sebesar 22% dan 18%. "Ke depannya, mandiri investasi akan selalu berkomitmen untuk terus menyediakan pilihan produk reksa dana dengan hasil investasi yang optimal dan bersaing untuk memenuhi kebutuhan investasi para investor," imbuh dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembagian Aset Reksa...
Pembagian Aset Reksa Dana Minna Padi Perlu Dipercepat
Modal Rp100.000, Investasi...
Modal Rp100.000, Investasi Reksa Dana Jadi Pilihan Milenial
OJK Targetkan Pasar...
OJK Targetkan Pasar Modal Sumbang Rp1.812 Triliun untuk Kebutuhan Investasi Nasional
Pastikan Penempatan...
Pastikan Penempatan Dana Negara Berjalan Lancar, OJK-Himbara Gelar Pertemuan
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp179,66 Triliun
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
Berita Terkini
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
24 menit yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
43 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
54 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
1 jam yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved