Percepat Salurkan Pembiayaan Rp1,2 Triliun, LPDB Gandeng BPD

Kamis, 25 Januari 2018 - 16:47 WIB
Percepat Salurkan Pembiayaan...
Percepat Salurkan Pembiayaan Rp1,2 Triliun, LPDB Gandeng BPD
A A A
BANDUNG - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) tahun ini berencana menyalurkan pembiayaan sebesar Rp1,2 triliun bagi koperasi usaha mikro kecil dan menengah (KUMKM). Rencananya, untuk memaksimalkan program tersebut LPDB bakal bekerja sama dengan bank pembangunan daerah (BPD).

Direktur Utama LPDB Braman Setyo mengaku, komitmen pemerintah menyalurkan dana bergulir Rp2,1 triliun akan dilanjutkan pada tahun ini. Dari jumlah itu, masih ada dana sekitar Rp1,2 triliun. Dana keseluruhan direncanakan bakal disalurkan tahun ini.

"Potensi dana bergulir Rp1,2 triliun harus diselesaikan. Kami berharap, bisa dilakukan secara cepat. Targetnya bulan Agustus-Sepetember 2018 ini sudah habis (tersalurkan)," jelas Braman pada acara Rekonsilisasi Rekening dan Kerja Sama Perbankan di Hotel Aston Tropikana, Kota Bandung, Kamis (25/1/2018).

Berbeda dengan model penyaluran dana bergulir sebelumnya yang terkesan lambat, mulai tahun ini pihaknya akan bekerjasama dengan BPD. Sehingga daya jangkau program pembiayaan bagi koperasi dan UMKM bisa menyentuh semua daerah di Indonesia.

Diakui dia, selama ini pihaknya sedikit kesulitan menyalurkan dana LPDB. Penyebabnya, tidak ada cabang LPDB di daerah. Akibatnya, sekitar 70% dana LPDB dinikmati provinsi di pulau Jawa. Namun sesuai instruksi menteri, tahun ini LPDB harus membidik koperasi dan pelaku usaha di luar Jawa.

"Dengan kerja sama ini kami berharap bisa mempercepat penyaluran. BPD nantinya sebagai mitra dan kepanjangan tangan kami. Ini kerja sama bagaimana kita saling menjual," pungkas dia.

Kendati dikerjasamakan dengan BPD, dana bergulir LPDB tetap akan disalurkan sesuai konsep pembiayaan lembaga ini. Yaitu kepada UKM, koperasi, dan lembaga keuangan bukan bank.

LPDB juga akan melakukan negosiasi agar besaran bunga pembiayaan dari BPD. Sehingga tidak terlalu membebani debitur. "Harapannya bunga di bawah dua digit. Nanti dengan BPD bisa dinegosisiasikan. Mungkin bisa 5,5 untuk simpan pinjam, 4,5% untuk produktif. Itu bisa dibicarakan," imbuh dia.

Tak hanya itu, LPDB juga berharap persoalan kredit macet bisa dituntaskan pada 2019. Rasio kredit macet atau non-performing loan (NPL) bisa ditekan hingga 0%. Maksimal, NPL sesuai aturan pemerintah di bawah 5%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LPDB dan Pemkot Kota...
LPDB dan Pemkot Kota Kendari Siap Kolaborasi Kembangkan Koperasi dan UMKM
LPDB-KUMKM Optimis Capai...
LPDB-KUMKM Optimis Capai Target Penyaluran Dana Bergulir Rp1,8 Triliun
LPDB-KUMKM Sasar Koperasi...
LPDB-KUMKM Sasar Koperasi Sektor Riil di Daerah
Tak Hanya Fokus Penyaluran...
Tak Hanya Fokus Penyaluran Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Optimalkan Peran Pendampingan
Penyaluran Dana Bergulir...
Penyaluran Dana Bergulir Capai Rp868 Miliar, LPDB-KUMKM Optimistis Capai Target
Perkuat Modal Koperasi,...
Perkuat Modal Koperasi, LPDB-KUMKM Targetkan Penyaluran Dana Bergulir Rp1,8 T di 2022
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
4 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
5 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
6 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
6 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
6 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
7 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved