Walmart Hadirkan Layanan Pengiriman Online di Jepang

Jum'at, 26 Januari 2018 - 13:24 WIB
Walmart Hadirkan Layanan...
Walmart Hadirkan Layanan Pengiriman Online di Jepang
A A A
TOKYO - Perusahaan raksasa ritel asal Amerika Serikat (AS) yakni Walmart bekerja sama dengan Rakuten untuk meluncurkan layanan pengiriman barang online di Jepang. Pelanggan bisa melakukan pemesanan melalui Rakuten, yang kemudian perusahaan bakal menyediakannya.

Seperti dilansir BBC, Jumat (26/1/2018) layanan ini siap diluncurkan akhir tahun 2018, untuk menggantikan layanan pengiriman barang online Walmart yang ada di Jepang. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, anak perusahaan Rakuten yaitu Kobo bakal menjual e-book, audiobook dan e-readers melalui toko-toko Walmart AS.

Peluncuran bisnis e-commerce anyar tersebut merupakan upaya terkini perusahaan dari Negeri Paman Sam -julukan AS- untuk memperkuat pasar luar negeri yang kompetitif, lewat kerja sama dengan mitra lokal yang populer. Pada tahun 2016, perusahaan ini menerapkan strategi serupa di China, menjual situs webnya sendiri ke toko online terbesar kedua JD.com dengan imbalan 5% saham di perusahaan tersebut.

Rakuten sendiri merupakan perusahaan e-commerce terbesar di Jepang, dengan sekitar memiliki 14.000 karyawan. Perusahaan ini telah memperluas bisnisnya secara internasional melalui serangkaian akuisisi, termasuk ritel online, teknologi keuangan dan perusahaan telekomunikasi.

Walmart berharap bisa memanfaatkan keahlian Rakuten dalam e-commerce dan juga kemampuan data dan kecerdasan buatannya yang besar. Kemitraan ini juga memungkinkan Walmart menjual katalog enam juta e-book dan buku audio, memberi peritel itu pijakan di pasar yang telah didominasi oleh Amazon yang terus bersaing.

Pelanggan dari usaha baru - yang disebut Rakuten Seiyu Netsuper - akan dapat mengumpulkan poin pada program loyalitas Rakuten, yang dapat digunakan untuk layanan Rakuten. CEO Rakuten Hiroshi Mikitani seperti dilansir Reuters mengatakan kepada wartawan di Tokyo bahwa dia berharap usaha bersama ini dapat menghasilkan kerja sama di bidang-bidang lain.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi BRICS Diprediksi...
Ekonomi BRICS Diprediksi Bakal Ungguli AS, Jepang Terjun Bebas
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
58 menit yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
2 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved