Rupiah Siang Tergelincir, IHSG Bertambah 36,49 Poin
Kamis, 01 Februari 2018 - 12:40 WIB
Rupiah Siang Tergelincir, IHSG Bertambah 36,49 Poin
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang terpeleset ke zona merah, untuk kembali menyentuh kisaran level Rp13.400/USD. Lompatan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus melesat dengan tambahan 36,49 poin.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.404/USD atau tidak lebih baik dari posisi sebelumnya Rp13.386/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.389-Rp13.411/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I terperosok ke posisi Rp13.400/USD atau memburuk dari posisi penutupan kemarin Rp13.387/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal bulan ini ada di level Rp13.383-Rp13.406/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.402/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.413/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang terpeleset menuju level Rp13.405/USD. Peringkat ini jatuh dibandingkan kemarin yang berakhir pada posisi Rp13.388/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I semakin meningkat dengan tambahan 36,49 poin atau 0,55% ke posisi 6.642,12 setelah pada sesi pembukaan pagi tadi menguat menjadi 6.641,37 dengan lonjakan 35,74 poin yang setara dengan 0,54%. Sebelumnya, pasar saham dalam negeri kemarin ditutup meningkat ke level 6.605,63 dengan kenaikan 0,46%
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,11 triliun dengan 8,62 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp143,62 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,33 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,19 triliun. Tercatat 230 saham naik, 127 saham turun dan 122 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG). Sementara, saham yang melemah yakni PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.404/USD atau tidak lebih baik dari posisi sebelumnya Rp13.386/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.389-Rp13.411/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I terperosok ke posisi Rp13.400/USD atau memburuk dari posisi penutupan kemarin Rp13.387/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal bulan ini ada di level Rp13.383-Rp13.406/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.402/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.413/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang terpeleset menuju level Rp13.405/USD. Peringkat ini jatuh dibandingkan kemarin yang berakhir pada posisi Rp13.388/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I semakin meningkat dengan tambahan 36,49 poin atau 0,55% ke posisi 6.642,12 setelah pada sesi pembukaan pagi tadi menguat menjadi 6.641,37 dengan lonjakan 35,74 poin yang setara dengan 0,54%. Sebelumnya, pasar saham dalam negeri kemarin ditutup meningkat ke level 6.605,63 dengan kenaikan 0,46%
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,11 triliun dengan 8,62 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp143,62 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,33 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,19 triliun. Tercatat 230 saham naik, 127 saham turun dan 122 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG). Sementara, saham yang melemah yakni PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS).
(akr)