IHSG Ditutup Berbalik Memerah Saat Bursa China Meredup

Kamis, 01 Februari 2018 - 16:50 WIB
IHSG Ditutup Berbalik...
IHSG Ditutup Berbalik Memerah Saat Bursa China Meredup
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (1/2/2018) ditutup berbalik memerah setelah sempat menanjak hingga sesi I. Menjelang akhir pekan, IHSG berakhir menyusut 7,17 poin atau 0,11% menjadi 6.598,46.

Pada perdagangan sesi siang tadi, IHSG semakin meningkat dengan tambahan 36,49 poin atau 0,55% ke posisi 6.642,12 untuk melanjutkan penguataan saat pembukaan ke level 6.641,37 dengan lonjakan 35,74 poin yang setara dengan 0,54%. Kemarin, pasar saham dalam negeri ditutup meningkat ke level 6.605,63 atau naik 0,46%.

Sektor saham dalam negeri bergerak mixed saat industri dasar jatuh paling dalam 1,01% diikuti kejatuhan sektor pertambangan mencapai 0,94%. Kenaikan tertinggi justru terjadi pada sektor aneka industri sebesar 1,64% dan properti 0,96%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,21 triliun dengan 16,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp906,38 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,42 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,51 triliun. Tercatat 203 saham menguat, 191 saham melemah dan 115 saham stagnan.

Seperti dilansir CNBC, sebagian besar bursa utama Asia ditutup lebih tinggi pada perdagangan menjelang akhir pekan, ketika pasar saham China justru meredup. Sementara Indeks acuan Nikkei Jepang tercatat melonjak 1,68% atau 387,82 poin hingga ditutup pada posisi 23,486.11 untuk menghentikan tren penurunan beruntun selama enam hari.

Lompatan bursa saham Jepang terjadi saat dolar menguat terhadap yen untuk membuat saham terkait dengan energi melompat lebih tinggi seiring pulihnya harga minyak. Inpex melonjak sebesar 2,71% diikuti penguatan Holdings 3,12% di sesi akhir.

Di sisi lain bursa saham Korea Selatan, indeks Kospi naik tipis 0,08% menjadi 2.568,54 saat saham teknologi bergerak mixed. Tercatat Samsung Electronics menghapus kenaikan di awal perdagangan hingga ditutup menyusut 0,16% sedangkan SK Hynix bertambah 1,22%.

Raihan positif juga dicetak bursa saham Australia, S & P/ASX 200 naik 0,87% untuk kemudian menutup sesi di level 6.090,1 ditopang sebagian besar sektor yang menghijau. Sektor keuangan dan material masing-masing meningket mencapai sebesar 1,15 persen dan 1,05%.

Sementara itu indeks Hang Seng pada perdagangan sore turun menjadi 32,642.09 usai kehilangan 245,18 poin atau 0,75%. Saham finansial, teknologi dan energi sebagian besar melemah, dengan Tencent turun 0,39% menjelang penutupan pasar.

Produsen PC Lenovo juga mengalami pelemahan 2,66% untuk meneruskan kinerja negatif yang semakin meluas. Perusahaan tersebut melaporkan kerugian sebesar USD289 juta di kuartal ketiga. Pasar saham di daratan China juga menunjukkan pelemahan saat komposit Shanghai turun 0,97% menjadi 3.446,98.

Kejatuhan pasar saham China justru terlihat ketika saham bank-bank besar mengalami kenaikan seperti Industrial and Commercial Bank of China meningkat 2,67%. Sedangkan komposit Shenzhen jatuh 3% pada akhir sesi saat sebagian besar saham bergerak defensif serta produsen mobil hingga energi ditutup mixed.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Ada Peluang IHSG Terkoreksi...
Ada Peluang IHSG Terkoreksi Hari Ini, Bergerak Terbatas 6.123-6.288
Seharian Bergeming di...
Seharian Bergeming di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke 6.289
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
6 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
6 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
8 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
8 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved