Serbuan Produk Impor Via Online Ancam Matikan Industri Lokal

Jum'at, 02 Februari 2018 - 18:19 WIB
Serbuan Produk Impor...
Serbuan Produk Impor Via Online Ancam Matikan Industri Lokal
A A A
JAKARTA - Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengingatkan pemerintah agar waspada terhadap serbuan produk-produk impor yang masuk lewat jalur perdagangan online . Pasalnya, jika dibiarkan, lama kelamaan akan mematikan industri dalam negeri.

Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani mengatakan, berrdasarkan data dari Asosiasi E-commerce Indonesia (IdeA), 93% produk yang dijual online merupakan produk dari luar negeri.

Pihaknya juga meminta pemerintah waspada dan jangan sampai keberadaan e-commerce justru secara tidak langsun mempromosikan produk luar negeri.

"Jangan sampai keberadaan e-commerce ini secara tidak langsung mempromosikan produk luar negeri. Karena 93% produk luar yang dijual online. Jadi, memang sengaja saya angkat supaya kita aware," katanya di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Rosan mengingatkan, agar jangan sampai volume perdagangan nasional semakin besar, namun kenyataannya kontribusi terhadap produk-produk usaha kecil dan menengah (UKM) semakin kecil. "Karena, kalau dibiarkan volume besar kita senang, tapi industri kita tidak jalan. Pertumbuhan tidak berkesinambungan," imbuh dia.

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Blibli.com Kusumo Martanto tidak menampik bahwa barang-barang yang dijual di lamannya didominasi produk impor. Sementara, jumlah produk yang berasal dari produsen lokal sangat sedikit.

Dia menyebutkan, saat ini pihaknya menjual setidaknya 25 juta macam produk. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 50 ribu hingga 100 ribu produk yang berasal dari produsen lokal.

"Dari 2,5 juta (produk), local produsen itu hanya 50-100 ribu. Masih kecil. Memang dilihat banyak tapi masih kecil," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ultah ke-6 Perusahaan,...
Ultah ke-6 Perusahaan, OrderOnline Gali Terus Masukan Pengguna
5 Perbedaan E-Commerce...
5 Perbedaan E-Commerce dan Social Commerce dalam Bisnis, Sering Dianggap Sama
Rahasia Bisnis Priahoodie...
Rahasia Bisnis Priahoodie Menjadi Star Seller di E-Commerce
5 Platform e-Commerce...
5 Platform e-Commerce yang Bisa Diandalkan untuk Bisnis Online
Solusi Omnichannel Bakal...
Solusi Omnichannel Bakal Menjadi Masa Depan E-commerce
Teknologi Live Streaming...
Teknologi Live Streaming Huawei Manjakan Pedagang E-Commerce
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
1 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
6 Produk Buatan China...
6 Produk Buatan China yang Digemari Konsumen Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved