Rupiah dan IHSG Siang Ini Masih Betah di Zona Merah
Senin, 05 Februari 2018 - 12:30 WIB
Rupiah dan IHSG Siang Ini Masih Betah di Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini, masih tercatat melemah sejak pembukaan tadi pagi dibanding penutupan sebelumnya. Pergerakan rupiah yang masih tak berdaya mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona merah.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.487/USD atau masih tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.452/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.483-Rp13.505/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.492/USD atau melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.448/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.446-Rp13.500/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah masih berada dalam zona merah tepatnya di posisi Rp13.500/USD. Mata uang Garuda terlihat loyo saat melawan dolar dibandingkan akhir pekan kemarin di level Rp13.455/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini tertahan di level Rp13.498/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melemah dibandingkan posisi perdagangan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.428/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I tetap berada di zona merah dengan melemah 34,89 poin atau 0,53% menjadi 6.593,93 setelah pada sesi pembukaan melemah 78,19 poin atau setara 1,18% ke level 6.550,63. Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup meningkat 30,36 poin atau 0,46% menjadi 6.628,82.
Sektor saham dalam negeri siang ini hampir secara keseluruhan memerah dengan sektor industri dasar melemah paling dalam hingga 1,78% dan sektor yang menguat hanya pertambangan sebesar 0,27%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,12 triliun dengan 8,88 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp263,49 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,16 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp896,67 miliar. Tercatat 99 saham naik, 258 saham turun dan 107 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), dan PT Suparma Tbk (SPMA). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.487/USD atau masih tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.452/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.483-Rp13.505/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.492/USD atau melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.448/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.446-Rp13.500/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah masih berada dalam zona merah tepatnya di posisi Rp13.500/USD. Mata uang Garuda terlihat loyo saat melawan dolar dibandingkan akhir pekan kemarin di level Rp13.455/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini tertahan di level Rp13.498/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melemah dibandingkan posisi perdagangan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.428/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I tetap berada di zona merah dengan melemah 34,89 poin atau 0,53% menjadi 6.593,93 setelah pada sesi pembukaan melemah 78,19 poin atau setara 1,18% ke level 6.550,63. Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup meningkat 30,36 poin atau 0,46% menjadi 6.628,82.
Sektor saham dalam negeri siang ini hampir secara keseluruhan memerah dengan sektor industri dasar melemah paling dalam hingga 1,78% dan sektor yang menguat hanya pertambangan sebesar 0,27%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,12 triliun dengan 8,88 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp263,49 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,16 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp896,67 miliar. Tercatat 99 saham naik, 258 saham turun dan 107 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), dan PT Suparma Tbk (SPMA). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES).
(izz)