Ketua BPK Moermahadi Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Akuntansi

Jum'at, 09 Februari 2018 - 01:02 WIB
Ketua BPK Moermahadi...
Ketua BPK Moermahadi Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Akuntansi
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara disahkan sebagai Guru Besar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kesatuan Bogor, Jalan Ranggagading, Kota Bogor. Jabatan akademik tertinggi yang diraihnya setelah puluhan tahun berkecimpung dalam dunia pendidikan pada STIE Kesatuan.

Sebagai Guru Besar pada STIE Kesatuan, dalam kesempatan yang sama, Moermahadi memberikan pidato pengukuhannya. Berjudul Pendekatan Komprehensif dalam Upaya Maningkatkan Pemanfaatan Laporan Keuangan yang Berkualitas.

Dalam pidatonya, Moermahadi membahas beberapa poin-poin penting, termasuk mengenai audit BPK dan hasilnya. "Berkaitan hasil audit BPK, berdasarkan data lima tahun terakhir (2011-2015), jumlah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang mendapat opini wajar tanpa pengecualian meningkat 58% pada 2015," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (8/2/2018).

Ia pun memaparkan tantangan-tantangan yang akan dihadapi terkait pemanfaatan laporan keuangan untuk pengambilan keputusan. Salah satunya tentang perlunya undang-undang laporan keuangan.

"Undang-undang tersebut harus memberikan sanksi kepada pembuat laporan keuangan (manajemen) jika memanipulasi kebenaran laporan keuangan mereka," tambahnya.

Sebelum menjabat sebagai Ketua pada April 2017 lalu, karir Moermahadi di BPK dimulai sejak 2009 dengan menjadi Anggota I BPK RI hingga Oktober 2014. Dilanjutkan dengan menjadi Anggota V dan akhirnya menjabat Ketua BPK Republik Indonesia.

Di STIE Kesatun Bogor, sebelumnya Moermahadi sudah menjabat dalam manajemen pendidikan sejak 1996 sebagai Ketua STIE Kesatuan Bogor hingga 2009. Lalu, pada 2006-2010 menduduki posisi Direktur Akademi Manajemen Kesatuan Bogor.

Dalam akhir pidatonya, ia pun berterima kasih pada Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir. "Terima kasih telah mengangkat saya menjadi guru besar dalam bidang ilmu akuntansi di STIE Kesatuan terhitung 1 Desember 2017 lalu," tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
Gantikan Wahyu Priyono,...
Gantikan Wahyu Priyono, Paula Henry Resmi Nahkodai BPK Sulsel
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
Berita Terkini
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
27 menit yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
44 menit yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
1 jam yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
1 jam yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved