Perluas jangkauan Offline, Alibaba Beli Saham Easyhome

Minggu, 11 Februari 2018 - 19:30 WIB
Perluas jangkauan Offline,...
Perluas jangkauan Offline, Alibaba Beli Saham Easyhome
A A A
BEIJING - Alibaba Group Holding akan membayar sekitar 5,45 miliar yuan (sekitar 625,62 juta pound) untuk 15% saham di Easyhome China.

Easyhome yang mulai beroperasi pada tahun 1999, adalah perusahaan pemasok perlengkapan perbaikan rumah dan furnitur terbesar kedua di China. Perusahaan yang berbasis di Beijing tersebut melaporkan penjualan lebih dari 60 miliar yuan tahun lalu.

Investasi tersebut menggarisbawahi strategi ritel perusahaan, yang ditujukan untuk memanfaatkan aktivitas offline dan online, ungkap Alibaba seperti dikutip dari Reuters, Minggu (11/2/2018).

Alibaba tercatat telah melakukan investasi yang cukup besar di sektor ritel negara tersebut sejak tahun 2015, ketika mengambil 20% saham di perusahaan ritel elektronik lokal Suning.com Co seharga USD4,6 miliar.

Pada bulan November lalu, Alibaba juga setuju untuk mengambil saham senilai USD2,9 miliar di operator hypermarket papan atas China, Sun Art Retail Group Ltd.

"Toko fisik melayani peran yang sangat diperlukan selama perjalanan konsumen, dan harus ditingkatkan melalui teknologi berbasis data dan layanan personal dalam ekonomi digital," ungkap Chief Executive Officer Alibaba Daniel Zhang saat itu.

Tahun lalu, Alibaba juga melakukan privatisasi senilai USD2,6 miliar pada Intime Retail Group Co, sebagai bagian dari langkah perusahaan memasuki bisnis batu bata dan mortar.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Saham Alibaba Anjlok,...
Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun
Jack Ma Resmi Tersingkir...
Jack Ma Resmi Tersingkir dari Pemegang Saham Kendali di Ant Group
Alibaba Group Raup Rp1.068...
Alibaba Group Raup Rp1.068 Triliun Saat Festival Belanja 11.11
Holding Restoran Sarirasa...
Holding Restoran Sarirasa Group Pertajam Inovasi Bisnis
Tokcer, Alibaba Group...
Tokcer, Alibaba Group Raup Laba Rp167 Triliun Lebih di 2020
MNC Asia Holding (BHIT)...
MNC Asia Holding (BHIT) Optimistis Kinerja Tumbuh Sepanjang Tahun 2023
Berita Terkini
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
6 menit yang lalu
Konsisten Jaga Kinerja...
Konsisten Jaga Kinerja dan Daya Saing, MARK Raih Penghargaan Nasional
32 menit yang lalu
Soal Pendapatan Ojol...
Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
45 menit yang lalu
DPR Dorong Pengawasan...
DPR Dorong Pengawasan Galon Guna Ulang Diperketat demi Lindungi Konsumen
53 menit yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
1 jam yang lalu
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
2 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved