Go-Jek Akhirnya Serahkan Izin Scan QR ke BI

Kamis, 15 Februari 2018 - 10:06 WIB
Go-Jek Akhirnya Serahkan...
Go-Jek Akhirnya Serahkan Izin Scan QR ke BI
A A A
JAKARTA - Go-Jek Indonesia akhirnya menyerahkan seluruh persyaratan terkait dengan izin scan QR untuk layanan dompet elektronik miliknya, yakni Go-Pay kepada Bank Indonesia (BI). Presiden Go-Jek Indonesia, Andre Soelistyo mengatakan saat ini pihaknya tengah mengajukan izin metode pembayaran scan QR kepada Bank Indonesia.

"Kami telah menyerahkan seluruh persyaratan metode scan QR yang diperlukan untuk mendapat izin dari BI. Kami menghormati proses perizinan dan saat ini posisi kami adalah menunggu perizinan," katanya di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Andre melanjutkan, Go-Jek terus melakukan koordinasi dan diskusi dengan BI untuk memastikan seluruh upaya dan inisiatif pihaknya sejalan dengan aspirasi dan program Bank Indonesia terutama terkait dengan Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

"Kami selalu melakukan diskusi intensif dengan BI mengenai QR apa yang bisa diadaptasi di Indonesia," imbuh dia.

Sebelumnya disebutkan bahwa, metode pembayaran lewat QR Go-Pay telah menyelesaikan masa uji coba dan sedang menunggu persetujuan Bank Indonesia untuk peluncuran secara keseluruhan.

"Pembayaran elektronik melalui metode QR merupakan layanan baru dari GO-PAY yang dikembangkan guna membantu para pelaku UMKM untuk mempermudah bertransaksi. Pada bulan September 2017 lalu, kami melakukan proyek uji coba untuk memastikan teknologi yang digunakan memenuhi standar keamanan dan manajemen risiko tertinggi sesuai dengan regulasi yang berlaku," tuturnya.

Senada dengan Andre, CEO Go-Jek. Nadiem Makarim mengatakan sebagai penyedia layanan on-demand yang terus berinovasi, Go-Jek membuka kolaborasi dengan semua pihak termasuk perbankan untuk mempromosikan transaksi non-tunai dan meningkatkan inklusi keuangan.

"Kami tidak bisa berdiri sendiri. Go-Pay tidak akan pernah menggantikan bank, Kami justru butuh bank. Harapannya dengan kehadiran kami dapat mendorong para pekerja sektor informal dan sektor UMKM agar bisa mengakses produk perbankan yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka," tandas dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Konglomerat Top Indonesia...
Konglomerat Top Indonesia Ini Dukung Rencana Go Public Grab Sebesar USD40 M
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Ekosistem Transportasi...
Ekosistem Transportasi Online Terjaga, ORASKI: Jangan Rusak dengan Regulasi Keliru Arah
Buka Lapangan Kerja,...
Buka Lapangan Kerja, Partai Emas Uji Coba Layanan Transportasi Daring
Cara Mitra Taksi Online...
Cara Mitra Taksi Online Menyiasati Orderan Sepi Saat Pandemi
Mitra Driver Mengeluhkan...
Mitra Driver Mengeluhkan Program Kepemilikan Mobil Grab
Berita Terkini
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
12 menit yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
19 menit yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
28 menit yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
54 menit yang lalu
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
59 menit yang lalu
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
1 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved