IHSG Sesi I Makin Terpuruk, Rupiah Tertahan di Zona Merah

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:56 WIB
IHSG Sesi I Makin Terpuruk,...
IHSG Sesi I Makin Terpuruk, Rupiah Tertahan di Zona Merah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih sulit keluar dari zona merah sejak sesi pagi. Penyusutan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga semakin terpuruk.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.582/USD atau tidak lebih baik dibandingkan posisi penutupan kemarin Rp13.560/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.559-Rp13.582/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I tertahan di level Rp13.577/USD atau memburuk, dari posisi awal pekan kemarin yang berakhir di level Rp13.556/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di level Rp13.556-Rp13.579/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang bertengger pada posisi Rp13.573/USD. Rupiah terlihat semakin tidak berdaya dibandingkan posisi akhir perdagangan sebelumnya Rp13.541/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang terlihat loyo di level Rp13.575/USD. Posisi tersebut menunjukkan rupiah terus menyusut dibandingkan awal pekan kemarin yang berakhir pada level Rp13.554/USD.

Di sisi lain, IHSG sesi I terus jatuh semakin dalam ke level 6.650,72 usai kehilangan 38,57 poin atau 0,58% ketika pada sesi pembukaan tadi pagi melemah 2,06 poin atau setara 0,0% ke posisi 6.687,23. Sebelumnya, IHSG awal pekan kemarin ditutup menguat di posisi 6,689 dengan tambahan 97,71 poin atau 1,48%.

Sektor saham dalam negeri siang ini hampir secara keseluruhan berada di zona negatif dengan sektor consumer melemah terdalam sebesar 1,20% disusul sektor industri dasar yang berkurang 1,17%. Sedangkan sektor perkebunan menjadi satu-satunya yang meningkat 0,53%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,57 triliun dengan 8,26 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp63,78 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp616,3 miliar serta aksi beli asing mencapai Rp552,58 miliar. Tercatat 157 saham naik, 209 saham turun dan 110 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat yakni PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) dan PT Grand Kartech Tbk. (KRAH). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT BISI International Tbk. (BISI).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Berita Terkini
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
18 menit yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
2 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
2 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
2 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
2 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved