Rupiah Sesi Pagi Dibuka Variatif, USD Melesat

Rabu, 21 Februari 2018 - 10:45 WIB
Rupiah Sesi Pagi Dibuka...
Rupiah Sesi Pagi Dibuka Variatif, USD Melesat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu (21/2/2018) dibuka variatif yang cenderung mencoba pulih. Pergerakan mendatar mata uang Garuda untuk mengiringi USD yang menjaga tren penguatan.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini ini dibuka pada level Rp13.582/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih tak berdaya di zona merah dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.573/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.578/USD atau sedikit membaik dibandingkan posisi akhir perdagangan kemarin Rp13.613/USD. Pagi ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.573-Rp13.593/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di awal perdagangan naik tipis ke posisi Rp13.610/USD atau lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.613/USD. Pergerakan harian rupiah ada di level Rp13.568-Rp13.610/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah pagi terlihat meleset menuju level Rp13.573/USD. Posisi tersebut menunjukkan rupiah semakin perkasa dibandingkan kemarin yang berakhir pada level Rp13.613/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, dolar menguat setelah sempat terjungkal seiring fokus investor kepada The Fed. USD terus menjaga tren penguatan terhadap beberapa mata uang utama, setelah bangkit dari posisi terendah tiga tahun.

Indeks USD bertahan di level 89.686 atau bertambah 1,6% dari posisi terendah tiga tahun di hari Jumat yang bertengger pada level 88.251. Terhadap yen, greenback naik tipis sebesar 0,1% menjadi 107,41 setelah menjauh dari level terburuk 15 bulan di 105,545 pada akhir pekan kemarin.

Terhadap yen, dolar mungkin akan berkonsolidasi setelah aksi jual baru-baru ini dan mungkin memiliki beberapa ruang untuk kembali lebih tinggi dalam waktu dekat, seperti disampaikan analis keuangan Horchani. Sementara euro bertahan stabil di posisi 1,2340 saat melawan mata uang Negeri Paman Sam setelah mundur dari level tertinggi tiga tahun di 1,2556.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
14 menit yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
2 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
2 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
2 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
2 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
3 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved