IHSG Siang Ambruk Saat Rupiah Berbalik Melawan USD

Rabu, 21 Februari 2018 - 12:48 WIB
IHSG Siang Ambruk Saat...
IHSG Siang Ambruk Saat Rupiah Berbalik Melawan USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini, Rabu (21/2/2018) mencoba berbalik melawan untuk meninggalkan kisaran level Rp13.600/USD. Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin ambruk ke zona merah untuk meneruskan tren negatif sejak kemarin.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.603/USD atau sedikit membaik dibandingkan posisi penutupan kemarin Rp13.613/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.573-Rp13.609/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.598/USD atau lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.613/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di level Rp13.568-Rp13.610/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini bertengger di level Rp13.582/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih terbebani dari posisi perdagangan kemarin Rp13.573/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sesi I terlihat menanjak naik menuju level Rp13.590/USD. Posisi tersebut menunjukkan rupiah mulai pulih dibandingkan kemarin yang berakhir pada level Rp13.613/USD.

Di sisi lain, IHSG sesi I semakin ambruk ke level 6.642,56 usai kehilangan 20,32 poin yang setara dengan 0,30% setelah pada sesi pembukaan tadi pagi melemah 10.23 poin atau 0,15% menjadi 6.652,65. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup menyusut 26,41 poin atau 0,39% di posisi 6.662,88

Sektor saham dalam negeri siang ini bergerak variatif ketika sektor perkebunan melompat paling tinggi mencapai 1,67% disusul pertambangan sebesar 0,68%. Sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor keuangan 0,80% dan property 0,60%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat Rp4,33 triliun dengan 9,31 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing Rp42,24 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,05 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,10 triliun. Tercatat 175 saham naik, 165 saham turun dan 139 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat yakni PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) serta PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) dan PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
1 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
1 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
2 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
2 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
2 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
2 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved