IHSG Sesi Pagi Naik Tipis Saat Bursa Asia Mixed

Kamis, 22 Februari 2018 - 09:59 WIB
IHSG Sesi Pagi Naik...
IHSG Sesi Pagi Naik Tipis Saat Bursa Asia Mixed
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (22/2/2018) mengawali pagi dengan kenaikan 2,95 poin atau setara dengan 0,44% ke level 6.646,37. Penguatan bursa saham Tanah Air mengiringi bursa Asia bergerak variatif.

Bursa saham Tanah Air pada perdagangan kemarin ditutup melemah ke level 6.643,40 usai kehilangan 19,48 poin atau 0,29%. Sementara, semua sektor secara keseluruhan hampir bergerak negatif dengan kejatuhan terdalam keuangan 0,56% dan kenaikan tertinggi dicetak properti mencapai 0,24%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp34,16 miliar dengan 23,31 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp27,65 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,26 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,29 triliun. Tercatat 10 saham menguat, 13 saham melemah dan 22 saham stagnan.

Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) meningkat Rp225 menjadi Rp80.325, PT Tembaga Mulia Semen (TBMS) naik Rp105 menjadi Rp1.120 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) bertambah Rp100 ke posisi Rp7.725.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berkurang Rp225 menjadi Rp9.950, PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) turun Rp125 ke level Rp10.450 serta PT AKR Corporindo (AKRA) jatuh Rp75 menjadi Rp5.925.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, pasar saham Asia mixed pada perdagangan awal hari ini setelah bursa saham AS tertekan terimbas hasil pertemuan Federal Reserve. Bursa saham Australia dibuka menguat namun kemudian turun 0,21%.

Subindex finansial menjadi beban terbesar usai melemah 0,16% sedangkan sektor energi turun 1,19% dan material naik 0,21%. Saham perbankan utama di negara ini lebih rendah, dengan saham Commonwealth Bank turun 0,24% dan Westpac jatuh 0,46% untuk kemudian diikuti National Australia Bank kehilangan 0,14% serta saham ANZ turun 0,25%.

Tercatat indeks Nikkei Jepang turun 1,4% sementara indeks Topix kehilangan 1,18%. Hasil tidak jauh berbeda juga terjadi di Korea Selatan saat indeks Kospi tergelincir 0,56%. Raihan positif justru terjadi pada pasar saham daratan China yang kembali dibuka usai liburan Tahun Baru Imlek.

Komposit Shanghai naik 1,31% pada awal perdagangan sementara komposit Shenzhen bertambah 0,84%. Di tempat lain, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 1,48% dan Taiwan Taiex turun 0,82%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Seharian Bergeming di...
Seharian Bergeming di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke 6.289
Ada Peluang IHSG Terkoreksi...
Ada Peluang IHSG Terkoreksi Hari Ini, Bergerak Terbatas 6.123-6.288
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
1 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
1 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
2 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
2 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
2 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
2 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved