Rupiah Akhir Pekan Dibuka Mixed, USD Kehabisan Tenaga

Jum'at, 23 Februari 2018 - 10:44 WIB
Rupiah Akhir Pekan Dibuka...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Mixed, USD Kehabisan Tenaga
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (23/2/2018) dibuka variatif setelah kemarin semakin terpuruk. Pergerakan mata uang Garuda yang masih mencoba bangkit mengiringi dolar AS yang kehabisan tenaga untuk melanjutkan pemulihan.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini ini dibuka pada level Rp13.670/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah tergelincir dibandingkan posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.665/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.666/USD atau sedikit membaik dari posisi akhir perdagangan sebelumnya Rp13.685/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal perdagangan ada di kisaran Rp13.653-Rp13.685/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi berada ke posisi Rp13.669/USD atau mulai pulih dari posisi penutupan kemarin Rp13.680/USD. Pergerakan harian rupiah pada akhir pekan ada di level Rp13.658-Rp13.680/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah di awal perdagangan sedikit menyusut di posisi Rp13.668/USD dibandingkan kemarin yang berakhir pada level Rp13.680/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, pemulihan dolar AS seperti kehabisan tenaga ketika Yen Jepang melonjak. Tercatat USD tergelincir terhadap beberapa mata uang utama lainnya seiring Yen melonjak karena volatilitas yang meningkat membuat investor menyukai mata uang Jepang.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,22% pada level 89,805. Hingga Rabu, indeks naik hampir 2% sejak menyentuh level terendah tiga tahun di posisi sebelumnya 88.253.

Euro lebih tinggi 0,32% terhadap greenback di posisi 1,2321. Begitu juga dengan poundsterling yang mendaki 0,17% terhadap dolar karena pasar tumbuh lebih yakin bahwa Bank of England akan menaikkan suku bunga lagi di bulan Mei didukung oleh ekonomi yang membaik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
57 menit yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
1 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
1 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
1 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
1 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved