Rupiah Stabil di Akhir Sesi Perdagangan Saat Euro Terperosok

Jum'at, 23 Februari 2018 - 17:08 WIB
Rupiah Stabil di Akhir...
Rupiah Stabil di Akhir Sesi Perdagangan Saat Euro Terperosok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini, Jumat (23/2/2018) ditutup stabil yang cenderung masih mencoba untuk pulih. Pergerakan mendatar mata uang Garuda mengiringi pelemahan euro yang terperosok mendekati posisi terburuk dalam empat bulan.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi perdagangan sore berada pada posisi Rp13.665/USD atau berbalik menguat dibandingkan penutupan kemarin Rp13.680/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp13.658-Rp13.682/USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah bertengger ke level Rp13.668/USD atau sedikit lebih baik dari penutupan sebelumnya Rp13.685/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.653-Rp13.691/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini stagnan pada level Rp13.680/USD atau tidak berbeda dari penutupan Kamis kemarin untuk memperlihatkan rupiah masih sulit keluar dari tekanan.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah sore ini tertahan di level Rp13.670/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih lesu dibandingkan posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.665/USD.

Seperti dilansir Reuters, dolar meningkat tipis 0,1% pada level 106.91 saat berhadapan dengan Yen Jepang di tengah pergesaran cepat kebijakan moneter AS. Yen, yang cenderung mendapatkan keuntungan selama masa volatilitas tinggi atau ketidakpastian, naik hampir 1 persen dalam sesi sebelumnya.

Sedangkan euro jatuh cukup dalam terhadap USD ke posisi 1.2303 usai sempat mendapatkan tambahan 0,4% pada hari sebelumnya. Tergelincirnya euro menjadi kerugian mingguan terbesar kedua dalam hampir empat bulan.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama lainnya tercatat mengalami peningkatan mencapai 0,2% menjadi 89.873. Sebelumnya indeks dolar mencapai posisi terbaik dalam 10 hari kemarin di level 90.235 sebelum rally yang membuatnya kehilangan sedikit tenaga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
57 menit yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
1 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
1 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
1 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
1 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved