USD Keok Lawan Yen, Rupiah Awal Pekan Menguat Tipis

Senin, 26 Februari 2018 - 10:18 WIB
USD Keok Lawan Yen,...
USD Keok Lawan Yen, Rupiah Awal Pekan Menguat Tipis
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat setelah akhir pekan kemarin stabil. Pergerakan mata uang Garuda ini di tengah kondisi yen yang menguat terhadap USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.659/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.670/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.661/USD atau sedikit membaik dari posisi akhir perdagangan sebelumnya Rp13.668/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal perdagangan ada di kisaran Rp13.646-Rp13.664/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.663/USD atau naik tipis dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.665/USD. Pergerakan harian rupiah pada akhir pekan ada di level Rp13.651-Rp13.665/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah di awal perdagangan menguat ke level Rp13.655/USD dibandingkan akhir pekan kemarin di level Rp13.680/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, USD melemah terhadap yen di tengah investor mencari pernyataan kongres pertama Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell untuk mengisyaratkan pada langkah pengetatan moneter AS di masa depan.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya tidak berubah di level 89,879. Ini telah meningkat hampir 0,9% pekan lalu dan menarik diri dari level terendahnya dalam tiga tahun di dekat level 88,25 pada 16 Februari.

Pandangan bahwa aksi jual USD telah berlebihan, dan beberapa menit dari pertemuan tingkat suku bunga Fed pada Januari yang menawarkan nada yang relatif optimis telah membantu penguatan USD pekan lalu.

USD terhadap yen turun 0,1% ke level 106,75. Euro bertahan stabil di level USD1,2298, setelah turun 1% pekan lalu karena pelaku pasar berbalik berhati-hati terhadap euro menjelang pemilihan umum Italia pada 4 Maret. Di sisi lain, poundsterling terhadap USD naik tipis 0,1% menjadi 1,3981.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
41 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
48 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved