Rupiah Masih Menguat, IHSG Siang Ini Makin Lesu
Senin, 26 Februari 2018 - 12:38 WIB
Rupiah Masih Menguat, IHSG Siang Ini Makin Lesu
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih bertahan di zona hijau meski tidak terlalu menguat. Membaiknya mata uang Garuda di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang semakin rapuh.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.656/USD atau pulih dari posisi sebelumnya di level Rp13.668/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.646-Rp13.664/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.655/USD atau menanjak naik dari posisi akhir pekan lalu Rp13.665/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.651-Rp13.665/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas hingga perdagangan siang hari ini menguat di level Rp13.658/USD. Posisi ini jauh membaik dari posisi kemarin di level Rp13.680/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini berada pada level Rp13.659/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.670/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I semakin teralihat melemah sebesar 15,77 poin setara 0,24% ke level 6.604,03 setelah pada pembukaan naik 3,18 poin setara 0,05% ke level 6.616,62. Sebelumnya, IHSG akhir pekan kemarin ditutup menguat 2,74 atau setara dengan 0,41% ke level 6,619.80.
Sektor saham dalam negeri siang ini variatif dengan sektor industri dasar naik tertinggi sebesar 1,10% dan sektor yang melemah terdalam yaitu aneka industri sebesar 1,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,88 triliun dengan 7,15 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp488,09 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,24 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp757,63 triliun. Tercatat 190 saham naik, 168 saham turun dan 127 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD), dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.656/USD atau pulih dari posisi sebelumnya di level Rp13.668/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.646-Rp13.664/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.655/USD atau menanjak naik dari posisi akhir pekan lalu Rp13.665/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.651-Rp13.665/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas hingga perdagangan siang hari ini menguat di level Rp13.658/USD. Posisi ini jauh membaik dari posisi kemarin di level Rp13.680/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini berada pada level Rp13.659/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.670/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I semakin teralihat melemah sebesar 15,77 poin setara 0,24% ke level 6.604,03 setelah pada pembukaan naik 3,18 poin setara 0,05% ke level 6.616,62. Sebelumnya, IHSG akhir pekan kemarin ditutup menguat 2,74 atau setara dengan 0,41% ke level 6,619.80.
Sektor saham dalam negeri siang ini variatif dengan sektor industri dasar naik tertinggi sebesar 1,10% dan sektor yang melemah terdalam yaitu aneka industri sebesar 1,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,88 triliun dengan 7,15 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp488,09 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,24 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp757,63 triliun. Tercatat 190 saham naik, 168 saham turun dan 127 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD), dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA).
(izz)