Rupiah Berakhir Tak Bertenaga Saat USD Tergelincir

Selasa, 27 Februari 2018 - 17:25 WIB
Rupiah Berakhir Tak...
Rupiah Berakhir Tak Bertenaga Saat USD Tergelincir
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore, Selasa (27/2/2018) tergelincir setelah sempat menguat pada sesi pagi. Pergerakan mata uang Garuda yang berbalik melemah justru terjadi saat USD masih kesulitan untuk bangkit hingga meneruskan tren negatif.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi perdagangan sore berada pada posisi Rp13.675/USD atau masih tertahan di zona merah dibanding penutupan sebelumnya Rp13.655/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp13.643-Rp13.680/USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah bertengger ke level Rp13.679/USD atau tidak lebih baik dari penutupan awal pekan kemarin Rp13.660/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.647-Rp13.688/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berada pada level Rp13.675/USD. Posisi tersebut memperlihatkan rupiah masih tak berdaya dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.665/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.650/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.659/USD.

Seperti dilansir Reuters, dolar mengalami pelemahan terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, setelah penunjukkan Gubernur baru The Fed yakni Jerome Powell. Para pelaku pasar mengamati dengan cermat apa yang bakal dikatakan Gubernur baru Bank Sentral AS tersebut, apakah bakal mengambil pendekatan yang lebih hawkish.

Tercatat USD merosot ke tingkat terendah sejak akhir tahun 2014 terhadap enam mata uang utama sebelumnya pada bulan Februari, tetapi sejak saat itu telah pulih hampir mencapai sebesar 2%. Pada perdagangan tengah pekan hari ini, indeks terlihat turun tipis 0,1% pada level 89.776.

Dolar juga kehilangan tenaga, saat euro meningkat menjadi 1.2332 ketika menghadapi mata uang Negeri Paman Sam. Investor kemungkinan bakal melakukan gerakan yang mengejutkan di tengah kondisi politik Eropa saat Italia bakal menggelar pemilihan umum.

Melawan Yen Jepang, dolar justru meningkat 0,1% menjadi 107.05. Di sisi lain poundsterling diperdagangan pada hari ini lebih tinggi menjadi 1.3978 terhadap USD. Sedangkan saat melawan euro, pounds sedikit mendatar di level 88.24.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
57 menit yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
1 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
1 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
1 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
1 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved