Pelemahan Rupiah Hari Ini Diperkirakan Terbatas
Jum'at, 02 Maret 2018 - 09:09 WIB
Pelemahan Rupiah Hari Ini Diperkirakan Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Laju rupiah diharapkan dapat melemah terbatas seiring masih adanya sentimen positif dari dalam negeri. Meski demikian, masih adanya sentimen dari kenaikan lanjutan dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan dapat kembali menghambat potensi pembalikan arah rupiah.
"Tetap cermati dan waspada masih adanya pelemahan lanjutan," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (2/3/2018).
Mata uang rupiah diestimasikan Reza akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.815/USD dan resisten Rp13.720/USD. Sementara, masih minimnya sentimen positif dari dalam negeri selain rilis inflasi yang tercatat lebih rendah dari perkiraan membuat laju rupiah kembali melanjutkan pelemahan.
Di sisi lain, masih meningkatnya permintaan akan USD membuat pergerakan USD kembali meningkat dan berimbas pada kembali melemahnya laju rupiah. "Pergerakan USD di pasar spot valas global masih bergerak naik seiring masih adanya respon negatif terhadap potensi kenaikan suku bunga The Fed," pungkasnya.
Sebelumnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi sore perdagangan, kemarin cenderung masih di bawah tekanan, meski terus mencoba mendaki. Bahkan pelemahan mata uang Garuda terhadap USD sempat menyentuh level terburuk menjadi Rp13.800/USD.
"Tetap cermati dan waspada masih adanya pelemahan lanjutan," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (2/3/2018).
Mata uang rupiah diestimasikan Reza akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.815/USD dan resisten Rp13.720/USD. Sementara, masih minimnya sentimen positif dari dalam negeri selain rilis inflasi yang tercatat lebih rendah dari perkiraan membuat laju rupiah kembali melanjutkan pelemahan.
Di sisi lain, masih meningkatnya permintaan akan USD membuat pergerakan USD kembali meningkat dan berimbas pada kembali melemahnya laju rupiah. "Pergerakan USD di pasar spot valas global masih bergerak naik seiring masih adanya respon negatif terhadap potensi kenaikan suku bunga The Fed," pungkasnya.
Sebelumnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi sore perdagangan, kemarin cenderung masih di bawah tekanan, meski terus mencoba mendaki. Bahkan pelemahan mata uang Garuda terhadap USD sempat menyentuh level terburuk menjadi Rp13.800/USD.
(akr)