Serap Gabah Petani, Bulog Harus Gerak Cepat

Sabtu, 03 Maret 2018 - 09:20 WIB
Serap Gabah Petani,...
Serap Gabah Petani, Bulog Harus Gerak Cepat
A A A
JAKARTA - Dalam rangkaian roadshow serapan gabah petani (sergab) di Jawa Tengah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi melanjutkan kegiatannya ke Sragen, Karang Anyar dan Klaten.

Sebagai daerah sentra produksi yang sedang panen raya pada ketiga kabupaten ini ditemukan harga gabah kering panen (GKP) pada kisaran Rp.4.300-4.400 per kilogram (kg), tepatnya di Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen dan juga di Desa Suruh, Kecamatan Tasik Madu, Kabupaten Karang Anyar serta Desa Balak, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.

"Ini adalah saat yang tepat untuk menyerap gabah petani, sebagai upaya pengendalian harga, jangan sampai harga jatuh," ujar Agung melalui siaran pers, Sabtu (3/3/2018). Selain Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, dalam transaksi serap gabah tersebut turut hadir Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP, TNI (Dandim), wakil Bulog dan BRI dan Kepala Dinas Pangan Kabupaten.

Agung mengatakan, momentum ini jangan sampai terlewat karena gabah melimpah dan harga sedang bagus. "Kita harus gerak cepat untuk mengisi gudang Bulog sebagai cadangan beras pemerintah," tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini Bulog dibantu TNI dalam meningkatkan serapan gabah serta pendanaan dari BRI. "Di lapangan Babinsa membantu melihat kondisi daerah yang panen, dan bisa langsung beli, Bulog tinggal menerima," jelasnya.

Senada dengan Agung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah Suryo Banendro pun mengungkapkan bahwa sergab harus dilakukan intensif pada saat panen raya ini karena ke depan harga akan terus berfluktuasi. "Ini kita jaga harga jangan sampai jatuh, segerakan di serap," ujarnya.

Terkait bencana banjir yang banyak terjadi di Jawa Tengah, menurutnya tidak berpengaruh pada lokasi sentra produksi yang tengah panen. "Banjir tidak di lokasi panen, jadi sejauh ini aman," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kebijakan Pe­merintah...
Kebijakan Pe­merintah Soal Perberasan Harus Lindungi Petani
Bulog Berhasil Serap...
Bulog Berhasil Serap 1 juta Ton Beras Petani Lokal
Dirut Bulog Bayu Krisnamurthi...
Dirut Bulog Bayu Krisnamurthi Tekankan Pentingnya Kemitraan Petani
Dukung Petani Jagung,...
Dukung Petani Jagung, BULOG Peduli Petani Bagikan Corn Sheller di Lampung
Bulog Diminta Ikuti...
Bulog Diminta Ikuti Arahan Prabowo, Serap Gabah Petani Langsung
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved