Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Puluhan Negara Lainnya

Kamis, 03 April 2025 - 14:49 WIB
loading...
Sekilas Tarif Trump...
Gedung Putih merilis daftar sekitar 100 negara dan besaran tarif-tarif yang akan dikenakan AS dalam bentuk barang. Trump mengumumkan tarif dasar sebesar 10% untuk seluruh negara mitra. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan serangkaian tarif impor terbaru yang disebut sebagai 'hari pembalasan' kepada semua mitra dagang Amerika. Tarif Trump ini bakal menjadi gelombang kejut terhadap ekonomi global.

Gedung Putih merilis daftar sekitar 100 negara dan besaran tarif impor yang akan dikenakan AS dalam bentuk barang. Trump mengumumkan tarif dasar sebesar 10% untuk seluruh negara mitra.

Baca Juga: Trump Umumkan Tarif Semua Barang Impor ke AS, Indonesia Kena 32%

Ada beberapa elemen yang menjadi dasar dari kebijakan Trump tersebut. Langkah-langkah yang diambil AS merupakan eskalasi terbaru dari perang dagang yang juga mencakup tarif sebesar 25% pada semua kendaraan buatan luar negeri.

Berikut fakta-fakta Tarif Trump terbaru:

1. Tarif dasar 10%

Sebelum pidato Trump, seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan kepada wartawan bahwa presiden akan memberlakukan "tarif dasar" untuk semua negara. Besaran tarif dasar yakni 10% dan akan mulai berlaku pada 5 April 2025, mendatang.

Beberapa negara ini hanya akan menghadapi suku bunga dasar:
- Inggris
- Singapura
- Brasil
- Australia
- Selandia Baru
- Turki
- Kolombia
- Argentina
- El Salvador
- Uni Emirat Arab
- Arab Saudi

2. Tarif impor buat pelanggar terburuk

Pejabat Gedung Putih seperti dilansir BBC juga mengatakan, bahwa mereka akan memberlakukan tarif timbal balik khusus untuk 60 negara dengan label "pelanggar terburuk", yang akan mulai berlaku pada 9 April.

Negara-negara ini disebut membebankan tarif lebih tinggi pada barang-barang AS dan diklaim memberlakukan hambatan "non-tarif" untuk perdagangan AS.

Mitra dagang utama yang diganjar tarif khusus ini meliputi:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Rekomendasi
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved