Bank BTN Terbitkan EBA-SP Senilai Rp2 Triliun

Jum'at, 09 Maret 2018 - 16:21 WIB
Bank BTN Terbitkan EBA-SP...
Bank BTN Terbitkan EBA-SP Senilai Rp2 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF melakukan kerja sama sekuritisasi aset KPR dengan menerbitkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP SMF-BTN04) senilai Rp2 triliun.

Direktur Utama BBTN Maryono mengatakan, EBA-SP SMF-BTN04 yang dicatatkan bernilai total Rp2 triliun dengan masing-masing dibagi dalam tiga seri. "EBA Seri A1 senilai Rp700 miliar, kemudian Seri A2 senilai Rp1,124 triliun dan EBA Seri B senilai Rp176 miliar," katanya di Jakarta, Jumat (9/2/2018).

Adapun suku bunga masing-masing ditetapkan untuk Seri A1 dengan suku bunga 7% dan Seri A2 suku bunga 7,5%. "EBA-SP seri A ini mendapatkan rating id AAA," imbuhnya.

Pada transaksi tersebut, SMF berperan sebagai penerbit, arranger, dan pendukung kredit. Sedangkan Bank BTN berperan sebagai kreditur asal dan sebagai penyedia jasa, serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat dan bank kustodian.

Maryono menambahkan, hasil sekuritisasi ini akan digunakan untuk mendukung pembiayaan perumahan yang menjadi bisnis inti perseroan guna menyukseskan Program Satu Juta Rumah. "Program perumahan nasional memerlukan dana jangka panjang cukup besar. Pencatatan ini merupakan peran aktif Bank BTN dan SMF dalam mendukung pertumbuhan pasar pembiayaan perumahan di Indonesia untuk mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau untuk masyarakat," terangnya.

Dia menjelaskan, transaksi sekuritisasi KPR melalui skema EBA-SP ini adalah yang keempat bagi perseroan, meski demikian produk EBA-SP merupakan produk EBA dan yang sekarang dicatatkan adalah produk yang kesebelas. "Produk EBA cukup digemari para investor, karena merupakan produk investasi yang aman dan menguntungkan dengan agunan aset KPR yang nilainya terus naik," paparnya.

Lebih lanjut, Bank BTN bersama SMF telah menginisiasi transaksi Sekuritisasi KPR sejak 2009, di mana total sekuritisasi KPR yang telah diterbitkan hingga saat ini dengan skema KIK EBA maupun EBA SP mencapai Rp9,65 triliun. "Dengan skema EBA-SP senilai Rp4,2 triliun, sedangkan sisanya dengan skema KIK EBA sebesar Rp5,45 triliun," ungkapnya.

Transaksi sekuritisasi aset tersebut menunjukkan komitmen perseroan sebagai perbankan di Indonesia untuk mempelopori pengembangan pasar modal dan produk EBA yang perlu didukung. Melalui transaksi sekuritisasi ini, Bank BTN dapat memanfaatkannya sebagai sumber dana penyaluran KPR baru sekaligus menjaga rasio kecukupan modal.

"Diharapkan dengan transaksi sekuritisasi ini akan memberikan peluang yang cukup besar bagi kami dalam mendukung pembiayaan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah, sekaligus dalam rangka mendukung program satu juta rumah yang menjadi program pemerintah saat ini," tegas Maryono.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, SMF Salurkan Pinjaman Rp8,8 Triliun di 2021
Penyaluran Dana KPR...
Penyaluran Dana KPR FLPP Capai Rp24,19 Triliun untuk 178.828 Rumah
Kolaborasi Layanan Pembayaran...
Kolaborasi Layanan Pembayaran Digital untuk Dukung Program 3 Juta Rumah
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
44 menit yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
46 menit yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
1 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
2 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
11 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved