Jangan Sampai Menembus Level Psikologis

Senin, 12 Maret 2018 - 18:40 WIB
Jangan Sampai Menembus...
Jangan Sampai Menembus Level Psikologis
A A A
PELEMAHAN rupiah yang terjadi sepanjang dua bulan pertama tahun ini mulai menunjukkan kedigdayaan. Anjloknya nilai mata uang Garuda itu mampu menyedot cadangan devisa (cadev) yang ada di Bank Indonesia (BI). Jika pada Januari posisi cadev masih sebesar US$131,98 miliar, pada akhir Februari kemarin angkanya tinggal US$128,06 miliar. Jadi, dalam sebulan, cadev kita amblas sebanyak US$3,9 miliar.

Dalam keterangan persnya, BI menyatakan bahwa penurunan cadev tersebut terutama dipengaruhi oleh penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah. Kendati menjaga rupiah ditempatkan di "peringkat kedua" sebagai penyebab penurunan, toh sulit untuk menampik bahwa pengurangan cadev itu utamanya karena melemahnya rupiah.

Di sepanjang dua bulan pertama kemarin, bahkan sampai awal Maret, rupiah tetap mengalami pelemahan. Pada penutupan perdagangan Kamis pekan lalu, berdasarkan kurs tengah BI, rupiah berada di level Rp13.774. Angka itu melemah sebesar 1,7% jika dibandingkan pada penutupan perdagangan hari pertama 2018.

Bank sentral sendiri menyatakan bahwa gejolak nilai tukar rupiah sepanjang awal tahun ini menunjukkan angka yang cukup tinggi. BI mencatat volatilitas rupiah mencapai angka 8%. "Tahun ini sampai dua bulan pertama volatilitas naik di rupiah," kata Doddy Zulverdi, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI.

Toh demikian, BI menyatakan bahwa volatalitas rupiah itu masih lebih baik dibanding mata uang beberapa negara lain. Yuan, misalnya, yang volatilitasnya mencapai hampir 10%, won (Korea Selatan) 9%, peso (Filipina) 9,7%, serta baht Thailand sebesar 10%. “Rendahnya volatilitas rupiah dibanding negara-negara lain merupakan cerminan BI dalam membantu stabilitas,” tambah Doddy.

Apa sebenarnya faktor yang menyebabkan pelemahan rupiah dan bagaimana langkah pemerintah dalam upaya menyelamatkan rupiah? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 02-07 Tahun 2018 yang terbit Senin (12/3/2018) hari ini.

Jangan Sampai Menembus Level Psikologis
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved